Refleksi : Mengapa tidak belajar mengaji pada kader  Muhamadiyah atau NU?

http://www.antaranews.com/view/?i=1245600744&c=NAS&s=POL

Tifatul: Istri Boediono Belajar Mengaji kepada Kader PKS

Minggu, 21 Juni 2009 23:12 WIB | 
Padang (ANTARA News) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera(PKS) Tifatul 
Sembiring menegaskan bahwa Ibu Herawati yang merupakan istri calon wakil 
presiden Boediono adalah benar-benar merupakan seorang muslimah karena dia 
pernah belajar mengaji pada seorang kader PKS di Jakarta.

"Ibu Herawati pernah belajar membaca Al Qur,an pada seorang kader PKS di Jalan 
Rasamala di dekat kawasan Bidakara Jakarta," kata Tifatul kepada pers di 
Padang, Minggu malam usai menghadiri kampanye politik calon presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Tifatul mengatakan pula ketika acara pernikahan Boediono dengan Herawati, 
mertuanya hadir pada acara yang sangat penting itu.

Bahkan , kata Tifatul yang berdarah Sumbar itu, Boediono merupakan orang 
Muhammadiyah karena bersekolah di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama 
yang dikelola organisasi Islam yang besar itu.

Klarifikasi ini disampaikan Tifatul karena sampai saat ini masih banyak orang 
yang bertanya-tanya tentang agama yang dianut Boediono dan istrinya.

"Dulu Pak Boediono yang pernah dipertanyakan agamanya ?Kemudian istrinya. 
Nanti, jangan-jangan yang dipertanyakan agamanya adalah para tetangganya ," 
kata Boediomo sambil menyindir orang-orang yang menentang calon wakil presiden 
Boediono yang telah mengundurkan diri sebagai gubernur Bank Indonesia serta 
juga merupakan mantan Menko Perkekonomian.

Sementara itu, ia mengatakan pula bahwa seluruh jajaran PKS kompak mendukung 
pencalonan Yudhoyono sebagai presiden serta cawapres Boediono.

"PKS solid ((kompak, red) mendukung SBY dan Boediono," katanya.

Penegasan yang serupa juga dikemukakan Sekjen Partai Amanat Nasional(PAN) 
Zulkifli Hassan yang juga hadir pada acara kampanye politik SBY dengan 
menyebutkan bahwa PAN hyga kompak .

"Kami (PAN, red) juga solid," kata Zulkifli.(*)

Kirim email ke