perkembangan teknologi kadang memang mencabut kita dari kepribadian kita. menjauhakan kita dari ketenangan hakiki yg sebenarnya ada tanpa teknologi..
mungkin hanya butuh kearifan dalam menyikapi masalah teknologi ini. ibarat memakai sebuah pisau. ketika digunakan untuk hal positif, maka positif yg didapat. begitu juga sebaliknya!! teknologi adalah ciptaan manusia dan seharusnya manusia tetap menjadi lebih berkuasa terhadap apa yg diciptakannya, seperti tuhan yg berkuasa penuh terhadap makhluknya!! Semoga pemerintah ke depan lebih aware terhadap salah penggunaan masalah TV ini. jaga bangsa kita, masyarakay kita, dan masa depan kita Indonesia!! salam ===================== --- In [email protected], muhamad agus syafii <agussya...@...> wrote: > > Matikan TV! > > By: agussyafii > > Matikan TV! begitu teriak istri saya. Saya memahami kegelisahan istri saya. > TV buat kami sekeluarga sudah tidak lagi membuat nyaman. Tontonan teramat > vulgar dan teramat tidak mendidik. Orang dewasa selalu menyebarkan kebencian > dan ketakutan, kata istri saya. Sudah hampir tidak ada lagi ruang keindahan, > lanjutnya. > > Anak-anak yang kebanyakan menonton Tv menjadi tercerabut dari dari komunitas > sosialnya. Itulah sebabnya saya sangat memahami teriakan istri saya, matikan > TV! Mematikan TV mencoba menikmati keindahan dalam keseharian sungguh sangat > nikmat. > > Keindahan yang sesungguhnya menyentuh jiwa kita menggetarkan kealamian kita > untuk mengingatkan siapa sebenarnya diri kita. Keindahan bisa bertegur sapa > dipagi hari sambil menikmati indahnya matahari pagi. Menghirup udara yang > segar. Kesunyian dan kekhusyu'an dalam sholat. alunan dari nyanyian > pepohonan. Lembutnya tangan Sang ayah yang menggenggam tangan putrinya yang > dicintai. > > Melatih diri dengan memusatkan perhatian kepada keindahan sangatlah mudah. > hanya membutuhkan penyesuaian hati dan pikiran. Jika kita ingin melihat > keindahan, latihlah kesadaran anda hanya untuk melihat keindahan dengan > melakukan aktifitas keseharian, nikmati sebuah aktifitasnya. Ketika kita > melatih hati dan pikiran anak-anak kita agar fokus kepada keindahan Maka > anak-anak hanya mengenal keindahan dan kebaikan. Maka tidak ada ruang untuk > kebencian dan ketakutan. > > Jadi saran saya, matikan TV! Ajaklah anak-anak belajar dan bermain bersama > ayah dan ibu. Ajaklah jalan-jalan keliling kampung sambil bertegur sapa > dengan tetangga atau berbincang banyak hal tentang kehidupan. > > Wassalam, > agussyafii > > --- > Tulisan ini dalam rangka kampanye program 'Peduli Kasih Amalia (PKA)' Senin, > tanggal 20 Juli 2009, di Rumah Amalia. Silahkan bagi teman2 yang berkenan > mewaqafkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset VCD, CD, DVD ( ISLAMI > ),IPTEK,buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai untuk Program > kegiatan Peduli Kasih Amalia (PKA). kirimkan ke Rumah Amalia,Jl. Subagyo Blok > ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. . > Mari dukung pada program 'Peduli Kasih Amalia (PKA)' melalui > http://agussyafii.blogspot.com, http://www.facebook.com/agussyafii atau sms > 087 8777 12431 >
