Badan Legislative Dikuasai Partai2 Pendukung SBY
                                         
Kalo SBY tidak terpilih, maka Indonesia akan mengalami krisis ekonomi yang 
lebih berat, karena akan terjadi pertentangan antara badan eksekutive dan badan 
legislative dimana masing2 memiliki tujuan2 yang saling berbeda.

Janji2 kedua Capres JK dan Mega hanyalah janji2 bohong karena tidak ada 
kemungkinannya untuk melaksanakan dan memenuhi janji2 itu tanpa dukungan badan 
Legislative yang dikuasai sepenuhnya oleh para pendukung SBY.

Megawati meskipun asalnya anak sulung Bung Karno, tetapi suaminya adalah 
anggauta Masyumi yang jadi musuh buyutan Bung Karno. Selama karir politiknya 
dia hanya diperalat, dimanfaatkan oleh Suharto dan kroni2 politiknya.  Dan 
sekarang Megawati berduet dengan Prabowo yang bertugas mempertahankan monopoli 
ekonomi Cendana di Indonesia. Salah satu politiknya yang gagal adalah meminta 
bantuan IMF.  Megawati gagal mendapatkan bantuan IMF gara2 LOI yang diajukan 
kepada IMF tidak mencantumkan pembubaran usaha2 monopoli Cendana yang menjadi 
persyaratan IMF. Katimbang Megawati membubarkan monopoli ekonomi keluarga 
Cendana, malah dia memusuhi IMF, se-olah2 dia tidak butuh IMF.  Meskipun dia 
menyatakan tidak butuh bantuan IMF, ternyata dia mengkorupsi bantuan bank dunia 
untuk pengentasan orang miskin yang akibatnya bank dunia marah besar dan minta 
dana sumbangan itu dikembalikan.  Tetapi Megawati hanya bisa berjanji 
mengembalikan dana itu melalui cicilan.

Jusuf Kala adalah pengusaha keturunan Arab yang kaya raya turun temurun, dia 
banyak menyumbangkan dana kepada partai2 Islam selama ini.  Dia juga yang 
berjasa menjadikan banyak wilayah2 di Indonesia menjadi wilayah Syariah Islam 
sehingga semua investor asing cabut keluar dari Indonesia sehingga pengangguran 
meroket naik tak bisa dibendung.  Sewaktu dia menjadi wapres-nya SBY, pernah 
dia ditugaskan untuk merayu pengusaha2 Arab agar mau berinvestasi di Indonesia, 
ternyata meskipun bisa berbahasa Arab, JK gagal menegosiasi pengusaha2 Timur 
Tengah dan Arab untuk membuka investasi di Indonesia.  Meskipun gagal, JK masih 
membujuk para pengusaha untuk menanamkan benih mereka dipuncak melalui kawin 
kontrak yang bahasa Islamnya disebut "Mut'aah".  Akibatnya, puncak dibanjiri 
turis2 Arab yang ngantri untuk ber Mut'ah.  Hal ini membuat berang masyarakat 
disekitar puncak yang akhirnya dilarang oleh pemda setempat karena merendahkan 
harga diri bangsa.  Dalam kampanye untuk jadi presiden sekarang ini JK menebar 
janji2 yang jelas bohong, misalnya tentang pemuda2 diberi modal 20 juta, 
tentang bagi2 duit kepada orang miskin dll, karena bagaimana dia bisa melakukan 
hal2 yang dijanjikan itu kalo ditolak oleh badan Legislatif yang dikuasai 
sepenuhnya oleh partai SBY ??? 

Hanya SBY yang masih bisa berjanji dan menjanjikan dan memenuhi apa yang 
dijanjikannya.  Hal ini memungkinkan karena suara badan legislative sepenuhnya 
dikuasai oleh partai2 pendukung SBY.  Oleh karena itu janji2 dari kedua capres 
lainnya pasti bohong karena gimana bisa memenuhi janjinya kalo suara badan 
legislatif itu dikuasai oleh partai lawannya???

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke