dari pernyataan terlihat bahwa Boediono adalah orang yg berjiwa besar.  sebagai 
Wapres ia menghargai JK sebgai atasannya. perbedaan pendapat adalah hal biasa 
dan itu adalah pertentangan di profesi. di luar itu, pribadi tetap menjalin 
hubungan baik. 

pemimpin jiwa besar seperti inilah yg dibuthkan oleh negara. dg begini, jati 
diri bangsa Indonesia yg santun bisa terpelihara.

Merdeka..

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
--- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote:
>
> Refleksi :Siapa sebenarnya yang membohong?  Dalam Pilpers kelihatan sifat 
> bohong.  Bohong kecil bisa menjadi batu lontcatan untuk bohong yang lebih 
> besar lagi. 
> 
> 
> http://pemilu.detiknews.com/read/2009/06/28/165908/1155315/700/boediono-serang-balik-jk
> 
> 
> Minggu, 28/06/2009 16:59 WIB 
> 
> Boediono 'Serang Balik' JK 
> Indra Subagja - detikPemilu
> 
> 
> Foto: Dokumen detikcom
> 
> Denpasar - Boediono menolak apa yang disampaikan JK mengenai dirinya. Dia 
> membantah pernah 'dimarahi' JK terkait program listrik 10 ribu megawatt.
> 
> "Kalau ada perbedaan pendapat itu lumrah di dalam kabinet. Dan saya dengar 
> masalah gebrak meja itu bukan masalah. Saya kira saya tidak pernah di hadapan 
> saya, beliau menyatakan suatu yang tidak baik," kata Boediono.
> 
> Hal ini disampaikannya di sela-sela kunjungan ke art center, Denpasar, Bali, 
> Minggu (28/6/2009).
> 
> Menurut dia, persoalannya saat itu yang diutamakan harus mengamankan uang 
> rakyat. Karena ini memang menyangkut uang, harus dikaji, supaya cermat.
> 
> "Uang rakyat jangan sampai tidak akuntable penggunaannya. Tidak ada yang 
> tidak bisa kita jelaskan mengenai pemakaiannya sebaik-baiknya. Bagi saya 
> menjaga uang rakyat itu sangat penting," jelasnya. 
> 
> Lepas dari persoalan itu, dia tetap menghargai JK. "Pak Jusuf Kalla itu orang 
> baik," tutupnya.
> 
> ( ndr / ken )
>


Kirim email ke