> "JEMIX" <freewarenots...@...> wrote: > Saya melihat banyak provokasi, > menebarkan kebencian, menghakimi, > dgn membahas segala sesuatu yg dibuat > dgn skema untuk menyudutkan agama tertentu, > dimana seolah2 anda memahaminya, padahal > anda hanya memutar2 kata untuk provokasi, > saya sangat yakin ANDA TIDAK BERTUJUAN > BAIK DALAM GROUP INI, ntah siapa yg > membayar anda.
Saya adalah scientist yang mengabdikan diri diatas landasan HAM, dan saya mempertimbangkan sesuatu berdasarkan logika yang rasional bukan berdasarkan religius prejudice. Tidak satupun tulisan saya yang menebarkan kebencian bahkan sebaliknya saya selalu menekankan perlunya kasih sayang tolong menolong sesama manusia tanpa membedakan agamanya, bahkan saya selalu mengutuk siapapun yang membedakan manusia berdasarkan agamanya. HAM melarang siapapun memaksakan agama tertentu apapun alasannya, dan HAM menjamin setiap orang bebas memilih agama yang mau dipercayanya tanpa dihalangi, tanpa diancam, dan tanpa dihakimi apalagi dibunuh. Didalam milist ini saya mempromosikan HAM bukan agama dan untuk tujuan itu tidak perlu ada yang membayar saya karena sudah merupakan pengabdian saya kepada kemanusiaan yang universal bukan yang berdasarkan syariah Islam. > Mengapa Anda selalu menebar > KEBENCIAN? saya tidak begitu peduli dgn > isi yg anda tulis, tapi saya memikirkan > maksud anda menulis. Sekali lagi tidak satupun ada tulisan saya yang menebarkan kebencian, apalagi saya selalu menyalahkan yang salah, melindungi yang benar, melindungi yang didholimi, melindungi korban yang tak berdaya, melindungi minoritas. Justru anda harusnya peduli dengan isi apa yang saya tulis bagaimana mungkin anda bisa berkesimpulan tulisan saya ini menebar kebencian padahal anda tidak peduli dengan isi yang saya tulis? > apa2 yg Anda tulis/bahas banyak menyimpang, > pikiran picik yg menyudut, tidak terbuka, > karena tertutup dgn kebencian yg sangat > mendalam. Saya berpikir mgkn Anda memiliki > "Dendam", karena org2 yg baik itu akan > membawa kedamaian bukan KEBENCIAN. Tidak ada satupun tulisan saya yang menyimpang dari apa yang sedang dibahas. Apalagi setiap tulisan selalu mencakup manusia keseluruhan bukan se-mata2 satu kelompok manusia dan satu agama saja melainkan mencakup semua manusia dan semua umat beragama. Tulisan saya terbuka baik terbuka menerima kritik juga terbuka untuk mengkritik. Saya tidak pernah berdendam kepada siapapun, bahkan meskipun saya dicaci maki secara pribadi tidak satupun yang saya balas karena isi tulisan saya sama sekali belum pernah ditujukan kepada pribadi. Kita harus menolak dendam dan kebencian, saya sebagai seorang muslimah bahkan dengan berani dan tegas menolak melestarikan dendam dan kebencian Islam kepada orang2 Yahudi. Saya selalu menuliskan bahwa dendam dan kebencian kepada orang Yahudi adalah salah, kalo anda yakin itu dari Allah, keyakinan anda salah atau Allahnya yang salah. > "Baik/buruknya ssorg bukan dinilai dari > apa2 yg dia lakukan untuk dirinya/tuhannya > Namun dari apa2 yg dia lakukan/berikan untuk > orang lain." > Betul, itulah yang selalu saya tekankan, bahwa baik buruknya seseorang bukan dari agamanya, tapi dari apa yang dilakukannya atas nama agamanya seperti mendukung terrorist karena sama agamanya maka hal itu selalu saya kutuk karena terrorist tidak boleh didukung tetapi harus ditangkap, harus ditumpas, dan harus diadili/dipenjarakan. Misalnya, terrorist Jihad Islam yang melakukan pembantaian terhadap umat yang berbeda agamanya dan juga terhadap sesama agamanya harus dikutuk meskipun dia melakukannya untuk tuhannya tetapi dia mencelakakan orang lain demi pahala yang dijanjikan Allahnya. Jadi pernyataan anda diatas belum lengkap, seharusnya, baik buruknya seseorang dinilai dari apa2 yang dia lakukan/berikan untuk orang lain tanpa membedakan agamanya. Apalagi kalo anda beragama Islam, maka hal ini perlu sekali ditekankan karena pemahaman Islam yang disebut "Orang" hanyalah muslimin dan mereka yang bukan muslimin tidak dianggap orang bahkan dianggap lebih rendah daripada binatang, dan hal inilah yang saya tekankan ber-ulang2 sebagai pelanggaran HAM yang tidak bisa didiamkan tetapi harus ditolak total. Ny. Muslim binti Muskitawati Scientist kapah Penegak HAM kapah Pendidik kapah Mempertimbangkan dan Memutuskan hanya berdasarkan logika rasional bukan religius prejudice.
