http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/09/10/17260312/Tommy.Soeharto.Resmi.Calonkan.Diri.sebagai.Ketum.Golkar.
Tommy Soeharto Resmi Calonkan Diri sebagai Ketum Golkar Kamis, 10 September 2009 | 17:26 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Partai Golkar Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, Kamis (10/9) sore di Gedung Granadi, Jakarta, secara resmi mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar. "Dengan mengucap bismillah hirahman nirahim, dan atas restu para sesepuh serta permintaan dan dukungan dari daerah-daerah, maka, saya, Hutomo Mandala Putra, dengan ini mendeklarasikan pencalonan diri sebagai ketua umum Partai Golkar periode 2009-2014," ujar Tommy di hadapan para petinggi Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Seusai mendeklarasikan diri, Tommy Soeharto langsung mendapat sambutan meriah dari para tamu dan undangan. Ditanya mengenai motivasinya mencalonkan diri, Tommy mengaku prihatin dengan persoalan bangsa yang terus menyengsarakan rakyat. "Tidak mungkin saya berdiam diri semata," ujarnya. ++++ http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/09/10/19545034/Tommy.Berharap.Masa.Lalunya.Tak.Mengganjal. Tommy Berharap Masa Lalunya Tak Mengganjal Kamis, 10 September 2009 | 19:54 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Calon ketua umum Partai Golkar Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto berharap masa lalunya tidak mengganjal pencalonannya sebagai ketua umum Partai Golkar periode 2009-2014. Seperti diberitakan, Tommy Soeharto pernah dijatuhi vonis hukuman penjara selama 15 tahun pada tahun 2002 karena telah terbukti tanpa hak menguasai, menyimpan, dan menyembunyikan senjata api dan bahan peledak di Apartemen Cemara, Jakarta. Selain itu, dirinya dinilai terbukti membujuk seseorang untuk membunuh Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita, serta dengan sengaja melarikan diri. "Kita ini negara hukum. Semua ini saya serahkan kepada DPD untuk menilai, apakah (vonis penjara) itu dipolitisasi atau tidak," ujarnya di hadapan petinggi DPD tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Kamis (10/9) di Gedung Granadi, Jakarta. Terkait dana untuk membiayai pencalonan dirinya, Tommy mengatakan, hal itu bukanlah yang utama. Sementara itu, syarat formal bahwa seorang calon ketua harus pernah menjadi pengurus DPP atau organisasi sayap Golkar selama satu periode, Tommy mengatakan, dirinya memenuhi hal tersebut. "Saya pernah menjadi Ketua Dewan Pembina MKGR (Musyawarah Kerja Gotong Royong)," ujarnya. ++++ http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/09/10/19230036/tommy.soeharto.partai.golkar.akan.dikte.pemerintah Tommy Soeharto: Partai Golkar Akan Dikte Pemerintah Kamis, 10 September 2009 | 19:23 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Jika terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto mengatakan, partainya tidak akan berkoalisi dengan pemerintah. Sebaliknya, partai berlambang pohon beringin tersebut akan mengkritisi dan memperjuangkan hak rakyat yang tidak dipenuhi pemerintah. "Partai Golkar akan mendikte pemerintah melalui gagasan-gagasan dan solusi cerdas yang bisa diimplementasikan," ujar Tommy pada acara silaturahim dan buka puasa bersama dewan pengurus daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Kamis (10/9) di Gedung Granadi, Jakarta. Selain itu, Partai Golkar juga akan membangun budaya politik akal sehat dan menjunjung tinggi etika moral. Di atas segalanya, kata Tommy, Partai Golkar tidak akan memperdagangkan kepercayaan rakyat dengan jabatan atau materi. Dengan kata lain, tidak ada praktik politik dagang sapi di masa mendatang. Selain itu, lanjut Tommy, Partai Golkar juga akan berubah menjadi partai modern, di mana kadernya diwajibkan memperjuangkan demokrasi politik sebagai alat untuk mewujudkan demokrasi ekonomi, sosial, budaya, hukum, dan semua aspek kehidupan lainnya sehingga keberadaan partai akan dirasakan langsung oleh rakyat http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/09/10/19381058/jika.tak.terpilih.tommy.kembali.jadi.pengusaha Jika Tak Terpilih, Tommy Kembali Jadi Pengusaha Kamis, 10 September 2009 | 19:38 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Calon ketua umum Partai Golkar Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, Kamis (10/9) di Gedung Granadi, Jakarta, mengatakan, dirinya akan mencurahkan waktunya untuk mengurus partai jika terpilih menjadi ketua umum pada Musyawarah Nasional ke-VIII Partai Golkar di Pekanbaru, Riau, pada bulan Oktober mendatang. "Usaha saya sendiri sudah diurus oleh orang-orang profesional," ujarnya pada acara silaturahim dan buka puasa bersama jajaran petinggi dewan pengurus daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Tommy sendiri menargetkan dirinya memenangkan pemilihan ketua umum sehingga mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar, terutama pada saat pemilihan umum mendatang. "Belakangan ini, suara Golkar selalu menurun. Jika saya menjadi ketua umum, semoga perolehan suara Golkar pada pemilu minimal 60 persen, atau bahkan 74 persen seperti yang pernah diraih pada masa Orde Baru," ujarnya. Lantas, bagaimana jika tidak terpilih? "Saya akan kembali menjadi pengusaha, dan membuka lapangan kerja bagi rakyat Indonesia," ujarnya sambil tersenyum. .
