http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=90251:sby-bantah-gagal-lindungi-prt&catid=17:nasional&Itemid=30
Monday, 15 February 2010 22:54
SBY bantah gagal lindungi PRT
Warta - Nasional & Politik
WASPADA ONLINE
JAKARTA - Juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha membantah
tudingan bahwa presiden Susilo Bambang Yudhoyono gagal melindungi Pekerja Rumah
Tangga (PRT), baik di dalam maupun luar negeri.
Bantahan itu disampaikan Julian dalam menanggapi rencana somasi yang
dilayangkan oleh aktivis pembela dan pemerhati PRT karena presiden Yudhoyono
dinilai telah gagal melindungi keselamatan PRT baik di dalam maupun luar
negeri.
Bahkan, Julian juga meminta agar pandangan dari Lembaga Swadaya
Masyarakat (LSM) tidak perlu dibesar-besarkan.
"Jadi mohon untuk tidak dibesar-besarkan hal-hal atau pandangan dari NGO,
kelompok masyarakat yang mungkin saja ada sesuatu yang tidak baik atau tidak
adil. Tapi, bukan berarti secara keseluruhan sistem tidak berjalan," tuturnya.
Ia juga menilai, saat ini pemerintah sudah berupaya merealisasikan
keadilan untuk semua, termasuk untuk para pekerja Indonesia yang ada di luar
negeri.
Saat ini, lanjutnya, sudah ada beberapa peraturan seperti undang-undang
Tenaga Kerja, UU Hak Asasi Manusia, dan bahkan UU Pekerja Perempuan yang
dimaksudkan untuk melindungi keselamatan para pekerja Indonesia.
"Intinya, bahwa kalau itu ditujukan untuk melihat atau mempertanyakan
sejauh mana perjuangan dan perlindungan kepada para pekerja rumah tangga, ya
kita apresiasi. Namun yang kita perhatikan juga konteks somasi itu ke mana
sebetulnya," tuturnya.
Julian mengingatkan, penyusunan berbagai UU yang berkaitan dengan
perlindungan tenaga kerja itu bukan hanya domain Presiden, tetapi juga wilayah
DPR.
Editor : HERU SUSILO PRAYETNO
<<4_2_200v.gif>>
<<4_2_107.gif>>
sig.jsp?pc=ZSzeb098&pp=GRfox000
Description: Binary data
