"MORE OR LESS IMPORTANT"(YOHANES 3:30)
Kita sudah seringkali tahu tentang ayat yang berkata bahwa " Ia harus semakin
besar, tetapi aku harus makin kecil" (Yoh 3:30), tetapi apa yg dimaksud Yohanes
dengan kalimat "semakin besar dan makin kecil..?" Waktu saya membuka Alkitab
terjemahan Inggris versi Contemporary English Version dan melihat ayat
ini..jujur saya diberkati juga diingatkanNya, kenapa? Karena dalam bahasa
Inggrisnya tertulis kalimat seperti ini :
" Jesus must be more important,while i be less important.." Wow, saya kaget
tapi juga tersenyum bahwa memang seharusnyalah Yesus harus lebih penting
daripada apapun didalam hidup kita, kita harus semakin tidak penting..!!bukan
dibalik bahwa kita harus terlebih penting daripada Dia. Kita akan lihat
beberapa hal yang bisa menjadi renungan bagi kita dalam menilai hubungan kita
dengan Dia .
1.Kepentingan Pekerjaan (Lukas 14:18).
Di ayat ini diceritakan tentang seseorang yang menolak undangan pesta karena
merasa pekerjaannya mencari nafkah jauh lebih penting daripada pergi ke
Perjamuan Besar /Pesta yang diadakan.
2.Kepentingan Bisnis(Lukas 14:18).
Juga diceritakan tentang seorang usahawan yang lebih memilih kepentingan
usahanya atau bisnisnya dibanding menerima undangan masuk ke Perjamuan Besar.
3.Kepentingan Keluarga (Lukas 14:20).
Orang yang merasa kepentingan keluarganya jauh lebih penting daripada sekedar
datang ke Perjamuan Besar yang diadakan.
Hal-hal diatas ini bisa dikatakan adalah inti dari yang namanya "Kepentingan
Manusia Kita." Hal-hal ini sangat manusiawi jika kita hanya memandang dari
kacamata kita, tetapi sesungguhnya ada yang salah dari sikap ketiga orang
diatas yang adalah gambaran saya dan saudara...bahwa mereka tidak menyadari,
mengenali bahkan tidak perduli siapa sebenarnya yang mengundang mereka.!! Yesus
katakan di Lukas 14 ayat15 dan 24 ini, walau dalam bentuk perumpamaan bahwa
sesungguhnya Dia yang sedang mengundang GerejaNya untuk masuk dalam Perjamuan
BesarNya..
Seringkali Tuhan minta sebagai Seorang Raja untuk saudara dan saya lebih
mendahulukan KEPENTINGAN KERAJAAN SURGA dibanding Kepentingan kita pribadi,
tetapi sayang masih banyak orang percaya menganggap ringan ajakanNya!!Mereka
hanya mengganggap bahwa Tuhan adalah Tuhan yang Maha mengerti,Maha pengampun
dsbnya...jadi jika saya salah atau tidak taat atau tidak mau menerima ajakanNya
pasti saya diampuni...Benar..Tuhan kita adalah Tuhan yang seperti itu..tetapi
ijinkan saya memberi tahu sesuatu bahwa kita harus memiliki kedewasaan dalam
iman dan pengiringan kita kepadaNya...
Jika Yesus datang sebagai Tuhan,Dia pasti akan mengampuni ketidaktaatanmu..jika
Dia hadir sebagai Sahabat,Dia pasti akan menguatkanmu saat engkau jatuh..jika
Dia hadir sebagai Guru,Dia akan menegurmu dan mengajar engkau kembali untuk
mampu taat nantinya...Tetapi pernahkah saudara bayangkan jika Ia hadir dalam
hidupmu sebagai seorang Raja Agung, Raja diatas segala Raja dan engkau berkata
tidak mau kepada ajakan dan perintahNyA..?? Pastilah engkau akan mati..!!!
Lukas 14:15 berbicara tentang Perjamuan Besar di Kerajaan Surga, dan Yesus
sedang memposisikan diriNya sebagai seorang Raja..dan waktu orang-orang itu
menolak ajakanNya untuk masuk dalam PestaNya lihat apa yang dikatakan Yesus di
ayat 24: "Tidak ada seorangpun dari orang-orang yang telah diundang itu akan
menikmati jamuanKu..!!" yang artinya ditolak masuk KERAJAAN SURGA..
Di dalam Kitab Ester diceritakan bahwa Ratu Wasti mengadakan Perjamuan sendiri
dan menolak ajakan Raja Ahasyweros untuk masuk dalam Perjamuan yang
dibuatnya..dan berakibat apa..? Ratu Wasti kehilangan mahkotanya dan juga
hidupnya bersama Raja ( Ester 1:1-12;15-19).
Biarlah saudara dan saya mengerti bahwa jangan pernah kita membuat perjamuan
sendiri atau mementingkan kepentingan kita sendiri diatas kepentingan Tuhan dan
Raja kita,biarlah kita ikut masuk dalam Perjamuan yang dibuat Raja kita dan
meninggalkan semua kepentingan kita baik itu hal pekerjaan,usaha,keluarga
bahkan diri sendiri..supaya kita tidak kehilangan panggilan kita bahkan hidup
kita..Biarlah Dia yang semakin lebih penting dan kita yang semakin menjadi
kurang penting bagi KemuliaanNya...
Ingat, Dia segera datang sebagai Raja diatas segala raja...
"Datanglah Yesus Tuhan Raja Kemuliaan.." Amin.
FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah
dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU yang adil (Mazmur
119:105 -106)
Your word is a lamp to my feet and a light for my path. I have taken an oath
and confirmed it, that I will follow your righteous laws (Psalm 119: 105 - 106)