http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2010022403435816
Rabu, 24 Februari 2010
BURAS
Koalisi untuk Tegakkan Kebenaran!
H. Bambang Eka Wijaya
"SEKJEN Partai Keadilan Sejahtera--PKS--Anis Matta menegaskan sikap
fraksinya di Pansus Skandal Bank Century DPR, melaksanakan amanat Presiden SBY
untuk membuka selebar-lebarnya kasus Bank Century! Juga, tetap dalam koridor
koalisi dengan Partai Demokrat (PD) yang menyepakati untuk bersikap kritis,
mewujudkan good governances dan pemerintahan bersih, serta menegakkan kebenaran
dan keadilan! Hal sama dikemukakan Ketua Partai Golkar Prio Budi Santoso!" ujar
Umar. "Namun, Ketua PD Dja'far Hamzah menilai sikap itu bertentangan dengan
kesepakatan dalam koalisi!" (Metro TV, [23-2])
"Itu terjadi akibat berbedanya kacamata kedua pihak!" sambut Amir. "PKS
dan Golkar melihat koalisi sebagai wadah menciptakan pemerintahan bersih yang
berorientasi kemaslahatan bangsa! Sedang PD melihat koalisi semata berorientasi
pada kepentingan kekuasaan! Kacamata yang berbeda itulah penyebab terjadinya
perbedaan pandangan kedua pihak di Pansus Century!"
"Perbedaan pandangan yang menurut PKS dan Golkar wajar dalam demokrasi,
dinilai sebaliknya oleh PD!" tegas Umar. "Anggota Dewan Pembina PD, Hayono
Isman, menilai itu sebagai sikap tidak konsekuen dari mitra koalisi! Karena
itu, ia tuntut mitra koalisi menarik menteri-menterinya dari kabinet! Hal itu
sejalan dengan usul pimpinan PD kepada Presiden untuk melakukan reshuffle
kabinet akibat berbedanya pandangan mitra koalisi!"
"Dari semua itu terlihat, ibarat pasangan suami-istri yang berbeda
pandangan, PD memilih jalan keluar perceraian! Kalau tak mau cerai, segala
bentuk yang dinilai buruk oleh pasangannya didiamkan dan dibiarkan saja!"
timpal Amir. "PKS dan Golkar memilih untuk mengutamakan kemaslahatan hidup
seluruh keluarga, terutama kebenaran dan keadilan, sedang keburukan atau
kesalahan harus diselesaikan semestinya agar rumah tangga terselenggara secara
lebih sehat!"
"Pilihan mana yang lebih baik, tentu tergantung cara berpikir
masing-masing!" sambut Umar. "Namun, dari kedua pilihan itu harus dilihat ke
mana ujung kaitan kepentingannya! Dari uraian yang disampaikan di Pansus
Century, PD secara eksplisit menegaskan kaitan kepentingannya pada kebenaran
pihak penguasa dalam kebijakan bailout! Sedang PKS dan Golkar terkait kebenaran
fakta dalam proses penyelidikan skandal Bank Century, yang merugikan rakyat!
Karena itu, bisa disebut berorientasi pada kepentingan rakyat!"
"Maka itu, jika pandangan PKS dan Golkar bernada sama dengan pandangan
oposan--PDIP--tak lain karena dasarnya fakta yang sama!" tegas Amir. "Demi
menegakkan kebenaran dan keadilan berdasar kebenaran fakta itu, PKS dan Golkar
siap menerima konsekuensi 'diceraikan' dari koalisi PD! Keberanian bersikap
yang layak dihormati!"
<<bening.gif>>
<<buras.jpg>>
