Tidak Adanya Allah Bisa Dibuktikan Tanpa Perlu Mati Dulu !!!
Terus terang, masih banyak umat agama Islam dan Nasrani yang masih saja
menganggap bahwa tidak bisa dibuktikan Allah tidak ada.
Padahal dengan analisis dan experiment manusia sekarang itu bisa dibuktikan
dengan tepat bahwa Allah itu tidak ada tanpa harus anda mati dulu untuk
memastikan ada atau tidak adanya Allah.
Secara analisis, kita bisa membuktikan bahwa kalo anda menganggap adanya Allah
karena adanya ciptaannya atau hasil penciptaan yang dilakukannya, maka anggapan
ini jelas salah.
Karena kalo anda mempercayai bahwa manusia dan alam semesta itu ciptaan Allah,
maka orang lain juga bisa bilang bahwa manusia dan alam semesta ini pasti
ciptaan Trimurti, yang lain lagi bilang ciptaan Dewa Zeus.
Dan ini jadi debat kusir karena masing2 membuktikannya dengan cara2 yang sama,
yaitu keyakinan atau kepercayaan. Lalu apanya yang bisa dari salah satu
keyakinan diatas dianggap paling benar??? tak satupun.
Oleh karena itulah metode analisisnya harus dengan pembedaan claim.
Hanya agama Islam dan Nasrani saja yang menganggap bahwa Allah itu pencipta
neraka dan sorga sedangkan kepercayaan dewa2 itu tidak mengenal sorga dan
neraka meskipun mereka mempercayai Kahyangan sebagai tempat tinggalnya dewa
dewi.
Jadi kahyangan itu bukan sorga, juga bukan neraka tapi tempat tinggal para dewa
dan dewi.
Itulah sebabnya, kahyangan itu tak perlu kita perdebatkan karena tidak ada yang
berusaha mempertahankan ide2nya.
Yang perlu diperdebatkan justru adanya sorga dan neraka karena inilah kunci
yang membuktikan ada tidaknya Allah ataupun Tuhan.
Naah.... untuk membuktikan tidak ada sorga dan tidak ada neraka, maka anda
tidak perlu mati dulu, meskipun sekarang masih hidup bisa anda dengan pasti
bahwa sorga dan neraka itu tidak ada.
Terbukti karangan atau dongeng2 sorga dan neraka menjelaskan dengan jelas bahwa
sorga itu senang dan bahagia, dan neraka itu tersiksa dan menderita.
Demikianlah ini kunci pembuka tabir bahwa Allah atau Tuhan bisa dibuktikan
secara pasti tidak mungkin ada. Karena kita hanya bisa menderita dan bahagia
apabila fungsi otak kita masih berfungsi dan bekerja secara utuh sempurna.
Waktu kita mati, mana mungkin masih ada otak yang berfungsi, lalu mana mungkin
roh itu punya otak??? Yang punya otak itu khan manusia hidup yang normal,
meskipun masih hidup kalo otaknya sudah rusak juga pun jadi mayat hidup tak
bisa merasa bahagia atau menderita meskipun tidak mati.
Lalu kalo tidak bisa bahagia dan tidak bisa menderita, bagaimana mungkin bisa
ada sorga dan neraka ???? Dan kalo tidak ada sorga dan tidak ada neraka,
bagaimana mungkin bisa ada Allah atau Tuhan ???
Inilah yang harus anda renungkan baik2 untuk bisa memahami mengapa Allah dan
Tuhan itu tidak ada.
Tetapi kalo anda tetap mau ngotot dan percaya Allah dan Tuhan itu pasti ada,
inilah yang dinamakan kebebasan berpendapat, cuma satu hal anda harus
memahaminya, janganlah mengorbankan orang lain untuk kepercayaan anda seperti
menjarah umat Ahmadiah, membakar gereja, menteror orang Hindu, dan membomb
Amerika.
Kepercayaan anda yang mecelakakan orang tidak bisa dimaafkan, bukan karena
kepercayaan anda yang disalahkan, tapi justru perbuatan anda akibat dari
salahnya kepercayaan anda.
Ny. Muslim binti Muskitawati.