Refleksi : Sejumlah gembongnya ditangkap, tetapi para pendukung terutama 
dikalangan petinggi berkuasa NKRI masih bebas berkeliaran, jadi  terorisme 
masih tetap menjadi ancaman bagi keselamatan hidup penduduk.

http://www.antaranews.com/berita/1267078949/kabareskrim-terorisme-masih-jadi-ancaman

Kabareskrim: Terorisme Masih Jadi Ancaman

Kamis, 25 Pebruari 2010 13:22 WIB | Peristiwa | Hukum/Kriminal | 
Kuta (ANTARA News) - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Ito 
Sumardi, Kamis, mengatakan aksi terorisme masih cukup mengancam keamanan di 
berbagai daerah, meski sejumlah gembongnya telah ditangkap.

"Bagaimanapun juga ancaman terorisme di Indonesia masih cukup eksis. Ini 
dimungkinkan karena sepak terjang teroris berlangsung secara sistematik dan di 
bawah tanah," kata Ito pada pertemuan "Senior Officials Meeting on 
Transnational Crime" (SOMTC) Working Group on Counter Terrorism (WG on CT) di 
Kuta, Bali, Kamis.

Ia menyebutkan, ancaman terorisme itu tidak hanya datang dari kelompok lama 
yang belum ditangkap, namun juga mantan pelaku yang sudah keluar dari lembaga 
pemasyarakatan.

Selain itu, mereka juga diduga telah merekrut anggota baru, untuk kemudian 
membentuk jaringan baru, kata Ito Sumardi.

Oleh karena itu, masalah terorisme tetap mendapat perhatian semua pihak, 
termasuk masyarakat yang mesti proaktif menginformasikan hal atau aktivitas 
yang mencurigakan.

"Pelaku terorisme umumnya memilih lokasi yang berdampak strategis serta 
memiliki gaung yang luas, misalnya Bali atau di beberapa lokasi lain di 
Indonesia," jelasnya.

Sumardi berharap Bali tidak lagi menjadi sasaran terorisme lagi.. "Jangan 
sampai terulang lagi. Ini harus mendapat perhatian serius semua pihak," 
tandasnya. (*)

Kirim email ke