Mistery Pelarian Hitler ke Indonesia
                                                   
Berita tentang bertemunya dr.Sosro dengan dr.Poch yang belakangan terbukti 
adalah samaran Adolf Hitler, memang mengejutkan, tetapi banyak yang masih 
meragukan.  Jadi tidak akan lengkap kalo tulisan dr.Sosro ini hanya berasal 
dari satu sumber saja.

Maka dengan tulisan ini, saya perlu menambahkan kesaksian saya dalam pengalaman 
masa kanak2 yang bertemu dengan seorang Yahudi yang menjadi sopir ayahku yang 
ternyata merupakan keluarga dari Hitler aseli.  Sopirku inilah yang juga 
di-kejar2 Hitler untuk dibunuh karena keluarga Hitler yang aseli juga semuanya 
terbunuh oleh pembunuh mysterius di Austria.

Hitler yang aselinya adalah pemuda yang gagal dan pengangguran hingga usianya 
36 tahun, gagap bicaranya, ternyata pemuda Hitler ini mendadak menjadi seorang 
yang tidak gagap bahkan sangat articulate, pandai bicara, ahli berpidato, 
membakar nasionalisme Jerman mengubah sejarah dunia menjadi malapetaka dunia.  
Kesemua perubahan ini hanya terjadi dalam satu malam saja setelah Hitler 
dikabarkan mati dalam sabotase barak militer dimana dia bekerja sebagai 
volunteer.

> teddy sunardi <teddysuna...@...> wrote:
> Jika saja ada yang rajin menyimpan
> klipingan artikel harian "Pikiran Rakyat"
> sekitar tahun 1983, tentu akan menemukan
> tulisan dokter Sosrohusodo mengenai
> pengalamannya bertemu dengan seorang
> dokter tua asal Jerman bernama Poch di
> pulau Sumbawa Besar pada tahun 1960.
> Dokter tua itu kebetulan memimpin
> sebuah rumah sakit besar di pulau
> tersebut.  Kemudian dr.Poch menikahi
> wanita Sunda berinitial S.  Atas bujukan
> dr.Sosro, akhirnya Ny.S yang sekarang
> tinggal di Bandung mau mengakui bahwa
> suaminya yang telah meninggal itu adalah
> tokoh legendaris yang paling dicari oleh
> banyak negara2 didunia karena dialah Hitler.
>

Saya pernah juga menceritakan tentang pengalaman masa anak2 saya diwaktu itu 
ayahku bekerja sebagai pegawai pembukuan Lembaga Eijkman yang menemukan adanya 
vitamin B1 dalam beras.

Tugas ayah juga antara lain untuk membeli anjing, monyet, dll yang dibutuhkan 
lembaga untuk percobaan2 berbagai penelitian.

Ayahku mendapatkan mobil kantor berupa VW Combi dengan seorang sopir pribadi 
dari kantor yang bernama Tuijness.

Sopir ayahku ini tampak seorang Islam yang fanatik dan keturunan Arab yang 
bahasa Indonesia-nya kurang fasih.  Tapi dia sangat fasih berbahasa Belanda, 
karena waktu kecilku, aku juga sekolah berbahasa Belanda disekolah swasta yang 
bernaung dibawah Yayasan GIKI milik orang Belanda.

Ayahku sendiri adalah keturunan pendiri pesantren yang besar di Jawa, wajar 
kalo juga ayah tampak fanatik dari luar.  Tapi karena aku ini perempuan, maka 
ada kalanya merasa ditindas dalam lingkungan keluarga Islam yang fanatik ini, 
dan wajar kalo aku berontak bahkan tidak segan mencaci maki agama Islam dan 
nabi Muhammad sekalipun sehingga sering mendapatkan amarah ayah dan ibu ku.

Anehnhya, Sopirku Tuijness ini secara sembunyi2 memuji ku dan membela pendirian 
ku.  Sehingga suatu hari dia mengaku bahwa dia bukanlah keturunan Arab tapi dia 
orang Yahudi yang dulunya datang ke Indonesia bersama seorang wanita cantik 
keturunan Indo warganegara Belanda yang katanya bernama Inge Getrude.

Inge inilah yang mempersiapkan segala surat2 palsu dan juga biaya pelarian 
mereka berdua keluar dari Jerman.  Dia bilang Inge itu adalah orang kepercayaan 
Hitler, dan namanya kemudian terkenal setelah berakhir perang dunia kedua 
sebagai mata2 professional terkemuka yang bernama "Matahari".

Singkat ceritanya, aku tak mengenal siapa itu "Matahari" dan para pembaca aku 
silahkan membacanya sendiri di Internet.  Dia adalah triple agent yaitu mata2 
yang bekerja untuk pihak sekutu, russia, dan juga Jerman.  Kabarnya dia 
ditangkap ditiga tempat, di russia Matahari dihukum mati.  Di Amerika dia juga 
tertangkap dan dikabarkan sudah dihukum mati.  Tetapi pihak Perancis juga 
melaporkan menangkap Inge di Perancis dan dihukum mati.  Jadi membingungkan 
mana Matahari atau Inge yang aseli dan yang palsu.  Tapi yang pasti, wanita ini 
adalah kelahiran Surabaya dari ayah yang menjadi opsir AL Belanda dan seorang 
ibu asal jawa Surabaya.  Memang dalam banyak berita dunia dikatakan bahwa 
Matahari dilahirkan di Belanda, tapi Tuijness yang adalah orang Yahudi 
menyatakan dengan keyakinan penuh bahwa dia dilahirkan di Surabaya dan karena 
itulah dia dibawa ke Surabaya untuk menyelamatkan dirinya.  Matahari sangat 
mencintai tempat kelahirannya, untuk itulah dia memberi julukan untuk dirinya 
dari kata dalam bahasa Indonesia "Matahari" yang artinya "The Sun".

http://www.bellaonline.com/articles/art17844.asp
http://www.eyewitnesstohistory.com/matahari.htm
http://wapedia.mobi/en/Mata_Hari
http://en.wikipedia.org/wiki/Mata_Hari
http://www.absoluteastronomy.com/topics/Mata_Hari
http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg07280.html
http://heralddaily.com/2009/12/28/11-famous-double-agents/
http://www.faqs.org/shareranks/581,The-Most-Famous-Spies-in-History

Bahkan spion wanita China yang baru2 ini ditangkap di Los Angeles juga dijuluki 
Matahari karena merujuk kepada kejayaan professi triple agent si "Matahari" 
dari Surabaya ini.  Matahari sebagai mata2 top dunia menjadi merek terkenal 
yang penuh mysteri yang menjadikan Hitler juga sebagai tokoh yang mysterius.  
Kalo matahari mati dihukum tembak di tiga negara yang berbeda, maka sama 
mysteriusnya dengan Hitler yang berulang kali se-olah2 gagal ditembak mati 
sepanjang berkuasanya.  Mungkin ada dua, tiga, empat atau enam Hitler didunia 
ini.  Siapapun yang dijadikan Hitler tidaklah penting karena ide2 yang 
ditanamkannya memang bukan dari dirinya melainkan dari sebuah negara yang 
nantinya menjadi cikal bakal superpower dunia ini.

http://www.papillonsartpalace.com/espiocnag.htm

Pada mulanya sopirku Tuijnes ini tinggal di Surabaya, tapi kemudian pindah ke 
Jakarta karena tidak aman kondisi di Surabaya.  Setelah Inge berhasil 
menempatkan Tuijnes dalam mendapatkan pekerjaan, maka Inge pergi meninggalkan 
pamannya ini, bolak balik ke Surabaya dan tempat2 lain yang tidak diketahuinya, 
entah apa yang diurusnya.

Tuijness inilah yang menceritakan kepadaku bahwa dia sebenarnya adalah saudara 
kandung Hitler dari lain bapak.  Mereka berdua sama2 berasal dari Austria.  Dia 
sendiri ter-heran2 sewaktu membaca berita bahwa Hitler berhasil menjadi 
pemimpin Jerman.

Ibu Tuijness sendiri sebenarnya turun temurun adalah koki tukang masak.  
Singkatnya keluarga Hitler bukan orang kaya karena ayah Hitler adalah tukang 
sepatu.  Boleh dikatakan keluarga berantakan karena Hitler sangat bodoh, tidak 
satupun sekolah dia bisa lulus, dia bicara gagap, pendiam, tidak punya banyak 
teman.  Hidupnya Hitler sampai umur 36 tahun hanyalah sebagai pengangguran.

Hitler kemudian bertualang cari kerja ke perbatasan Jerman, diterima sebagai 
volunter atau pekerja sukarela dibarak serdadu Jerman yang cukup mendapat 
makanan saja.

Pada suatu hari naas, barak tsb disabotase musuh dan meledak hancur lebur, 
semua tentara dibarak mati semuanya, dan ternyata hanya Hitler si Volunteer ini 
yang masih hidup dengan luka2nya.  Dia dikirim ke rumah sakit terdekat dan 
setelah sembuh dia dihadapkanb ke pengadilan Jerman sebagai saksi mengenai 
terjadinya ledakan tsb.

Tuijness sendiri tidak percaya kalo Hitler masih hidup, keluarganya mendapatkan 
kabar bahwa Hitler mati dalam ledakan maut tsb.

Tuijness tidak banyak memikir sewaktu membaca berita bahwa Hitler berhasil 
menjadi pemimpin di Jerman, dia berangkat untuk bertemu dan minta bekerja 
sebagai koki-nya di Istana sang Hitler.  Sewaktu melamar kerjaan dikantor 
sekretaris Hitler inilah dia bertemu dengan keponakannya Inge yang bekerja juga 
disana.  Inge kemudian membujuknya untuk bekerja ditempat lain karena disitu 
berbahaya bagi Tuijness.  Belakangan juga Tuijness menerima berita terjadinya 
pembunuhan terhadap seluruh keluarganya secara misterius.  Tuijness sekarang 
panik, dia merasa nyawanya juga terancam oleh pembunuh misterius tadi.

Tuijness pernah berkesempatan melihat wajah Hitler dari dekat, dan ternyata dia 
itu bukan saudaranya, dia adalah tetiron bukan Hitler sebenarnya, dia mencuri 
identitas Hitler untuk digunakan menjadi pemimpin Jerman.

Singkat ceritanya, Inge sangat paham hal2 yang tidak diketahui pamannya ini, 
namun Inge yang tampaknya kaya raya ini tidak banyak bicara hanya mengajaknya 
ke Indonesia untuk diselamatkan ditanah kelahirannya di Surabaya.

Sejak berhasil bekerja di Jakarta sebagai sopir pemerintah RI, Tuijness tak 
pernah lagi berjumpa dengan Inge.

Tuijness sangat sayang kepada diri saya, dia bahkan seperti bapak ku saja 
bahkan dia sangat banyak menceritakan pengalaman2nya, namun dia meminta agar 
aku merahasiakan semua latar belakangnya kepada bapak ku dan aku juga berjanji 
akan menyelamatkan dirinya apabila dia terancam hidupnya.

Jadi, setelah membaca pengalaman dr.Sosro ini aku 100% yakin bahwa apa yang 
ditemui dr.Sosro itu benar adanya, bahwa Hitler sebenarnya diselamatkan oleh 
sekretaris pribadinya yang bernama Inge yang terkenal sebagai triple agent 
perang dunia kedua yang paling top namanya sebagai secret agent yang paling 
rahasia yang kemudian dikejar oleh semua negara diseluruh dunia.

Inge yang terkenal julukannya sebagai "Matahari", ada yang mengatakan bahwa dia 
keturunan India.  Tetapi terserah siapa dia, yang pasti dia dilahirkan di 
Surabaya yang masih terkait dengan keluarga Hitler yang aseli dan menyamar 
bekerja dikantor Hitler tetiron (impostor) yang justru menjadi manusia paling 
terkenal dalam sejarah dunia ini.  Siapakah Hitler penyebab bencana perang 
dunia kedua ini???  Mungkin hanya Matahari inilah yang bisa menjawabnya, tapi 
dia sudah mati dibunuh tiga kali oleh tiga negara yang pernah menyewa dirinya 
untuk jadi mata2.

Waktu aku kuliah di Amerika, aku mengambil kelas ilmu politik, disini aku 
menonton filem dokumenter tentang perjuangan presiden Kennedy yang hampir gagal 
menjadi presiden karena adanya data2 intelejens yang membuktikan bahwa presiden 
Kennedy pernah berpacaran dengan Inge yang diduga juga menjadi kekasih Hitler.  
Belakangan baru terungkap bahwa Inge sebenarnya berjuluk "Matahari" yang 
bekerja sebagai triple agent.

Bukan tidak mungkin bahwa serangan 10 November di Surabaya juga dibiayai oleh 
agen2 Hitler di Indonesia untuk menyelamatkan sang Fuerher.  Entah sejauh mana 
ayahku terpengaruh dengan agen2 Hitler yang tidak disadarinya ini.  Ayahku yang 
adalah pendiri sebuah pesantren terbesar di Jawa dulunya hanyalah kebetulan 
tersusupi agen2 Hitler atau memang sudah lama direncanakan.

Sulit sebenarnyta untuk melepaskan Islam Indonesia dari keterkaitannya dengan 
Hitler si momok dunia ini, apakah kebetulan Sukarno sebagai pengagum Hitler, 
atau malah dia bisa mendapatkan power menjadi presiden atas juga sumbangsih 
para agen Hitler yang bersembunyi di Indonesia ???  Belanda sendiri sudah 
hancur lebur digilas tank2 Hitler jauh sebelum Indonesia Merdeka dan sang ratu 
terpaksa mengungsi ke Belgia dan kemudian ke Austria.

Ny. Muslim binti Muskitawati.











Kirim email ke