Setelah Gempa Chili 8.8 Menyusul Jakarta 9.5 ??
                                      
Pemerintah RI harusnya memerintahkan kewaspadaan tinggi kepada seluruh 
rakyatnya terutama di Jakarta yang sangat mungkin dalam 3 tahun kedepan akan 
terjadi gempa SR 9.5 atau bahkan lebih kuat lagi.

Tahun 1960, Chili juga telah dihantam gempa sebesar SR 9.5 yang menyebabkan 
Tsunami di Hawai, Jepang, dan hingga ke Phillipina.

Sekarang dengan gempa SR 8.8, juga telah membuat Chili mengalami kerusakan yang 
cukup dahsyat meskipun kerusakan bangunan tidak begitu banyak.  Chili sudah 
banyak pengalaman dengan gempa sehingga kebanyakan bangunan di Chili sangat 
kokoh karena sudah diperhitungkan kemungkinan terjadinya gempa2 yang besar.

Meskipun di Jakarta juga rata2 bangunan tingkat juga memperhitungkan terjadinya 
gempa besar, tapi masih lebih banyak bangunan disekitar Jakarta dan jauh diluar 
Jakarta yang sangat rentan terhadap gempa sehingga resiko jatuhnya korban2 
besar sudah bisa diperkirakan.

Terjadinya gempa sudah banyak dipelajari ahli2 gempa diseluruh dunia, oleh 
karena itu juga sudah diketahui bahwa terjadinya gempa tidak bisa dicegah, 
karena yang bisa dicegah hanyalah jatuhnya korban2 besar yang tidak perlu.

Gempa hanyalah gerakan permukaan bumi akibat geseran atau dorongan patahan2 
(faults) dibawah kerak bumi ini.  Ibarat susunan setumpukan balok yang bila ada 
satu balok saja yang bergerak menyodok kedepan atau kebelakang, maka balok ini 
akan mendorong balok didepannya atau balok yang dibelakangnya hingga juga ikut 
bergerak dengan kecepatan dan kekuatan yang sama seperti sumber asalnya.

Gerakan patahan yang saling mendorong atau menyodok akibat adanya kekuatan 
geseran ini bisas bentuknya ber-beda2, ada yang horizontal, ada yang vertical 
dan ada yang me-lompat2 tidak menentu diantara horizontal hingga vertical 
bahkan bisa sebagai gerakan bergetar seperti snaar gitar.

Demikianlah, gempa di Chili baru2 ini yang besarnya 8.8 merupakan bencana dunia 
besar untuk ukuran kekuatan gempanya, meskipun korban2 yang jatuh di Chile 
tidak begitu besar, tapi telah memaksa Hawai, Jepang, Philipina, New Zaeland 
hingga ke Australia telah meningkatkan kewaspataan yang sangat tinggi hingga 
tingkatan darurat karena mengancam terjadinya serangan tzunami yang dahsyat 
yang bisa menjebabkan jatuhnya korban2 yang berpuluh kali lipat besarnya dari 
gempa di Chili itu sendiri.

Kalo gempa Chili baru2 ini bersumber dalam radius 200 miles selatan ibukotanya 
di Santiago, maka juga kemungkinan yang sama akan timbul gempa dahsyat yang 
sumbernya dari patahan2 sekitar radius 200 miles diutara Jakarta dalam waktu 3 
tahun kedepan ini.

Kalo negara2 seperti Hawai, Jepang, Philipina, New Zaeland, Australia dan juga 
China sekarang ini sibuk mempersiapkan diri menghadapi akibat2nya, ternyata 
pemerintah RI masih tenang2 saja karena menganggapnya tidak mungkin akan 
menembus sampai ke Indonesia yang dianggapnya jauh dari lokasi negeri ini.

Moga2 anda bisa mempersiapkan diri sendiri masing2 saja daripada menggantungkan 
nasib kepada pemerintah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke