Penumpasan Terorisme Ditingkatkan Setelah Obama Batal !!!
                                                
Agenda mulanya Obama akan mengunjungi Jogyakarta, tetapi agenda ke Jogya ini 
dicoret, dibatalkan karena alasan keamanan akibat kegagalan Densus menumpas 
terorist diwilayah ini.

Bahkan diwilayah Jogya ini demo2 mendukung, dan melindungi para terorist tampak 
meningkat dengan tajam menjelang kunjungan Obama yang direncanakan sebelumnya.

Jurubicara Gubernur Jogya kemudian protes keras karena pembatalan kunjungan 
Obama ini diharapkan bisa meningkatkan banjir turisme kewilayah Jogya yang 
setelah dua tiga tahun terakhir ini menurun sangat drastisnya.  Menurut 
jurubicara Gubernur, Jogya lebih aman dari Bali, kenapa cuma mengunjungi Bali 
saja ???

Mungkin karena alasan jurubicara Jogya ini ada benarnya juga, akhirnya para 
konsultan Obama menyetujui untuk membatalkan seluruh kunjungannya ke Indonesia.

Memang, banyak yang perlu dikuatirkan para konsultan Obama, mereka tidak mau 
resiko, apalagi tujuan Obama ke Indonesia cuma untuk darmawisata relax di Bali 
saja, tapi pembakaran gereja meningkat, para pelaku pembakaran mesjid2 Ahmadiah 
tak satupun yang ditangkap, dan yang paling penting yaitu pemimpin group teror 
kelas berat yaitu Basyir Abu Bakar masih bebas berkeliaran dimana murid2 
terornya tersebar dari Jawa Tengah sekitar Jogya hingga ke Jawa Timur dan Jawa 
Barat.

Sementara itu para sekondan SBY katanya nau mempertajam agenda pertemuan karena 
perisapannya bisa lebih matang akibat penundaan ini, tapi mereka mengaku merasa 
terhina kalo ditunda lagi, merasa diremehkan, merasa direndahkan Obama dengan 
penundaan ini.

Yaaa....  disitulah salahnya, belum juga terjadi pertemuan tapi sudah nyombong, 
menganggap Amerika butuh Indonesia, menganggap Indonesia harus berani jual 
mahal, padahal apa yang mau dibeli Obama dari Indonesia untuk Amerika ???  
Islam memang agama takabur.

Memang sebagai negara maju Amerika itu tentu lebih mementingkan juga negara2 
yang lebih maju dari Indonesia seperti Jepang, Singapore, Malaysia, Cina, 
Taiwan, Thailand dan tentunya juga India.  Semua itu sudah dikunjungi paling 
sedikit sekali bahkan ada beberapa negara yang sudah dikunjunginya lebih dari 
dua kali, dan untuk kawasan Asia ini Indonesia termasuk yang paling akhir yang 
rencananya mau dikunjungi.

Memang terlalu edan, para demo itu tak segan2 menuduh tangan Obama berlumuran 
darah, padahal Obama justru pemimpin yang selalu mencegah dan melarang 
pertumpahan darah, termasuk darah muslimin terutama umat Islam Ahmadiah ini.  
Media2 Islam pun sangat megalomania memberikan komentar2nya, antara lain 
katanya ekonomi Amerika sedang dalam proses kehancuran dan ekonomi Syariah 
Islam sedang mengambil alih untuk menggantikannya.  Mereka juga bilang, Obama 
ke Indonesia mau negosiasi untuk minta bantuan Islam menolong ekonomi Amerika 
dengan bantuan para ekonom ahli Syariah.  Oleh karena itu para pemimpin Islam 
di Indonesia ngantri ke sekretariat negara agar mereka kebagian undangannya 
bertemu dengan Obama untuk membicarakan barter pengamanan negara Amerika dari 
serangan terorist Jihad Islam dengan penarikan mundur pasukan Amerika maupun 
penghentian bantuan Amerika ke Israel.

Yaaah, kita lihatlah nanti, Amien Rais dan Ketua MUI berupaya untuk bisa ikut 
ber-bincang2 minta bantuan dari Obama.  Jelasnya mereka kepingin kecipratan 
bantuan, lalu apa yang mau diharapkan Obama dari orang2 seperti mereka ???

Cocok sekali, tanpa kata2 cukup dengan membatalkan kunjungannya saja sudah 
jutaan arti kata2 yang bisa dilemparkan untuk memukul atau menohok kesombongan 
para pendukung syariah ini sehingga kata2 yang mereka ucapkan sebelumnya sama 
sekali tidak ada arti atau maknanya.

Kita harus ingat waktu Bush berkunjung dulu, ratusan pemimpin2 Islam minta 
berkahnya.  Agar Bush bisa selamat, dia janji2 tapi tak satupun janji2nya 
dipenuhi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke