Agama Adalah Kepercayaan Yang Menipu Persepsi !!!
                                                      
Menipu persepsi memang mengasyikkan dan ada kalanya bisa menjadi obat 
kekecewaan, kegagalan, dan penderitaan.  Masturbasi, pornografi, filem2 blue, 
dan semua dongeng2 maupun filem2 sekarang inipun merupakan penipuan persepsi 
untuk merasakan kenikmatan, kebahagiaan, maupun entertainment lainnya.  Jangan 
lupa, pernipuan persepsi juga digunakan dalam dunia periklanan.

Tetapi penipuan persepsi ini bisa juga disalah gunakan dan menjadi malapetaka 
kemanusiaan apabila penipuan persepsi ini digunakan untuk menciptakan terror 
jihad Islam dengan bomb2 bunuh diri.  Brainwashing kepada umat Islam bisa 
menproduksi bomb2 bunuh diri yang membantai semua manusia yang tidak berdosa, 
sementara si pelakuknya merasa dirinya sebagai penyelamat atau pembela 
kepentingan Allah yang diyakininya akan mendapatkan pahala.

Adanya sorga dan neraka salah satu contoh penipuan persepsi yang bisa mengubah 
perilaku umatnya untuk menjadi jahat ataupun menjadi baik.

> Angelina Hendarto <angelina.henda...@...> wrote:
> Berarti orang beriman itu tidak berpikir ?
> Seperti anak SD yang ditanya apakah anda
> beriman kepada Tuhan, mereka menjawab "ya",
> pemikiran seseorang yang mampu membelokkan
> atau menghentikan paradigma masa lalu yang
> salah, mereka menjadi sadar... ternyata
> semuanya karena persepsi yang salah

Betul, untuk bisa menangkap persepsi yang benar memang harus berlatih, karena 
dalam banyak hal persepsi mudah ditipu.  Contohnya, obat21 hallucinogen sering 
digunakan untuk menipu persepsi.  Oleh karena itu para scientist selalu 
membutuhkan laporan para scientist yang lainnya untuk memastikan bahwa persepsi 
yang diterimanya valid.

Juga orang2 Indian dizaman dulu memanipulasi persepsinya dengan LSD agar bisa 
se-olah2 berkomunikasi dengan nenek moyangnya yang sudah mati.

Ulama2 Islam dan Nabi Islam pun memanipulasi persepsi melalui indoktrinasi 
keimanan, melalui dakwah2, yang kesemuanya tidak lain merupakan bentuk 
brainwashing yang sama metodenya seperti yang dilakukan di negara2 komunisme.

Banyak cara dalam memanipulasi persepsi, termasuk dengan obatan hallucinogen, 
dengan brainwashing, juga dengan angan2 kepercayaan yang menjerumuskan 
seseorang kedalam waham2 ataupun disebut sebagai "delusion"

Ada kalanya penipuan persepsi ini bisa dinikmati sebagai hiburan seperti halnya 
tridimension TV-games (3D).

Kalo dalam Islam penipuan persepsi digunakan untuk mengubah perilaku seseorang 
dalam melakukan kejahatan2 teror jihad, maka dalam dunia teknologi, penipuan2 
persepsi itu sengaja di ciptakan untuk hiburan maupun untuk pengobatan.

Oleh karena itu penipuan persepsi tidak selalu bertujuan negatif, tergantung 
tujuannya untuk menghancurkan kehidupan atau untuk menikmati kehidupan itu 
sendiri.  Pornografi dan filem2 blue itu sendiri merupakan satu saja contoh 
entertainment untuk menipu persepsi dan ini tergantung si penggunanya apakah 
positif atau negatif.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke