Berita ini juga disajikan di website http://umarsaid.free.fr sebagai
attatchment tulisan
« Perubahan besar dan bersejarah dalam PRD »
Harapan baru terhadap PRD
Menyambung berita tentang kongres ke-7 PRD yang diadakan baru-baru ini,
berikut di bawah ini disajikan dua sambutan dari Jerman, yang menilai
perkembangan dari kalangan PRD ini sebagai hal positif dan menggembirakan
yang merupakan sumbangan penting dalam perjuangan rakyat Indonesia menuju
hari kemudian yang lebih baik bagi seluruh bangsa.
Dua sambutan tersebut selengkapnya adalah sebagai berikut :
Harapan baru.
Satu kabar yang menggembirakan dalam suasanan suram dan keruh di Indonesia
sekarang ini .
Kabar gembira, karena pada achirnya ada keberanian dari aktivis generasi
penerus untuk mendirikan
wadah baru buat kekuatan maju yang berusaha meneruskan cita cita para
founding mothers dan fathers Republik kita ini, setelah cita cita dan
semangat mendirikan RI yang berdaulat,berdikari dan berpribadi dan
menyajikan masyarakat yang adil dan sejahtera kepada rakyat Indonesia telah
dikhianati dan diinjak injak oleh rejim orba dibawah Suharto.
Kabar gembira juga, karena sampai sekarang tak ada satu partaipun yang
bertujuan seperti diatas diutarakan, jika ada, itupun hanyalah lips service
dalam menipu rakyat untuk tetap memilih mereka agar mereka tetap bisa
menjalankan politik orba dengan baju baru !
Ada pula partai partai yang tak mampu menjalankan garis dan program
partainya karena ketidak konsekwennya dalam membersihkan dirinya dari elemen
elemen pembawa garis orba atau garis menyerahisme kepada iming imingan
jabatan empuk.
Asas , tujuan dan analisanya tentang sikon Indonesia telah memberikna
sedikit gambaran kepada kita , bahwa partai baru ini ( saya anggap baru,
karena denga PRD lama hanya bersamaan nama saja) adalah satu alternatif buat
rakyat Indonesia, para pemilih pemilu ditahun 2014 , yang sampai sekarang
merasa tertipu oleh semua partai yang sudah established. Terutama hal ini
adalah kabar baik buat para Golput, yang memprotes pemilu 2009 dengan cara
tidak mau memilih.
Timbulnya PRD baru adalah ibarat mulai menyalanya pelita harapan bagi
rakyat Indonesia ,walau pelita ini harus membuktikan benar benar bahwa dia
pantas dan patut menyangga tugasnya
sebagai harapan masa depan. Sikap dan tindalakan partai baru inilah yang
akan menjadi kriteria dalam menilainya apakah dia pantas menjadi pimpinan
rakyat Indonesia, rakyat yang sebetulnya tidak sepantasnya menanggung
derita terus menerus sejak berdirinya orba!
Jangan sia siakan harapan rakyat Indonesia, mendapatkan kekuatan baru dalam
membela kepentingan mereka, baik secara extra parlementer maupun intra
parlementer !!
Selamat bekerja dan sukses kepada PRD baru ! Sikap dan tindakanmu akan
diuji sejarah, dan rakyat Indonesia akan menjatuhkan palu hakim kepadamu !
iwamardi
a.. * *
Sambutan terhadap keputusan konggres ke 7 PRD.
Titik Balik, demikianlah tema yang diajukan oleh PRD; dalam perjalanannya
barunya untuk memimpin perjuangan Rakyat Indonesia dalam usahanya untuk
membebaskan dirinya dari penjajahan model baru dari imperialisme neoliberal,
yang tergabung dalam jaringan pemegang kapital dinegeri-negeri yang
melakukan system kapitalisme monopol pimpinan imperialisme AS, yang sekarang
ini terkenal dengan sebutan neoliberalisme.
Saya berpendapat bahwa tema yang diambil oleh konggres ke -7 PRD yang
mengarah pada Titik Balik Dalam 14 Tahun Perjalanan Partainya sangat tepat
dan sangat menarik untuk didiskusikan guna membangun pola-pola baru dan
landasan-landasan baru bagi perjuangan Rakyat Indonesia dalam usahanya untuk
keluar dari jeratan jaring-jaring penjajahan model baru yaitu penjajahan
neo-libralaisme yang dipimpin oleh imperialisme neoliberal AS.
Keputusan PRD untuk menjadi partai yang bersifat terbuka , dan mengibarkan
azas Pancasila seperti yang digagas oleh Bung Karno (Pancasila 1 Juni 1945)
dalam konggres ke 7 PDR, saya tanggapi sebagai suatu sikap yang jujur dan
berani untuk keluar dari pola perjuangan lamanya selama 14 tahun, keluar
dari dogmatisme, sektarisme dan teori-teori perjuangan lama, yang tidak
memadai diera penjajahan model baru lewat cengkeraman utang luarnegri dan
modal asing sebagai bentuk penjajahan politik dan ekonomi yang sangat
terselubung; Untuk selanjutnya PRD siap menyatukan dirinya dengan pola
perjuangan nasional yang telah dideklarasikan dalam Proklamasi Kemerdekaan
Nasional 17 Agustus 1945, yang bukan sekedar manifesto politik saja, tapi
lebih dari itu, ia adalah merupakan manifesto kultural. Artinya proklamasi
kemerdekaan bangsa Indonesia adalah merupakan kulminasi dari
tuntutan-tuntutan kultural yang melipputi : Pembebasan, kedaulatan,
demokrasi, harga diri dan jati diri sebagai bangsa mandiri di dalam suatu
negara dan bangsa yang mencita-citakan terbentuknya masyarakat yang adil dan
makmur. Ini semua tercermin dalam keputusan Konggres ke 7 PDR .
Jadi sikap PRD yang menyatukan dirinya dengan azas Pancasila versi Bung
Karno (1 Juni 1945), Tri Sakti BK dan ajaran-ajaran Bung Karno beserta
tujuan akhir revolusi Indonesia, bukanlah merupakan suatu kemunduran, jika
ditinjau dari tekat PRD yang hendak mengintegrasikan dirinya dalam
perjuangan kongkrit untuk menyelesaikan tugas-tugas revolusi Indonesia
sampai ke akar-akarnya seperti yang selalu ditekankan oleh Bung Karno
kepada seluruh rakyat Indonesia. Yang aemuanya itu tercermin dalam tujuan
PRD yang telah disahkan dalan konggres ke 7- nya sbb:
Tujuan
Beberapa usulan berbeda sempat kembali muncul dalam pembahasan tujuan PRD.
Dan pada akhirnya tujuan PRD yang diputuskan dan ditetapkan adalah
"Mewujudkan masyarakat adil dan makmur, menghapuskan penindasan manusia atas
manusia serta penindasan bangsa atas bangsa".
Opsi di atas unggul dalam perolehan suara terhadap beberapa usulan lain,
yaitu: (1) "membangun pemerintahan persatuan nasional yang berjiwa Tri
Sakti", (2) "Membentuk pemerintahan revolusioner sementara buruh dan tani;
dan (3) "Esensi Preambule/Pembukaan UUD 1945".
Dengan disahkannya keputusan kongres ke 7 PRD, maka dapat dipercaya bahwa
dimasa mendatang PRD akan dapat berkembang menjadi partai besar yang sanggup
mengantar Rakyat Indonesia menuju pada kedatangannya suatu masyarakat yang
adil dan makmur.
Roeslan
* * *
.