Refleksi : Defisit gas artinya gas sudah habis diambil? Jadi perlu impor, 
berarti harga  gas akan naik? Lantas bagaimana dengan gas  misalnya dari Bituni 
yang dikontrak untuk dua puluh tahun expor ke USA, Mexico, Taiwan, Tiongkok dan 
Korea? Pernah diberitahukan bahwa gas dari sumber tsb dijual murah, kalau 
dijual murah apakah tidak lebih baik dipakai sendiri dari kemudian dimpor denga 
harga lebih mahal?

http://www.jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&nid=126748

 [ Selasa, 06 April 2010 ] 

Tahun Depan PLN Akan Alami Defisit Gas 


JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) masih akan mengalami defisit 
gas yang sangat besar tahun depan. Jika tahun ini defisit gas mencapai 961 
BBTUD (billion British thermal unit per day), tahun depan defisitnya membengkak 
hingga 1.115 BBTUD. Defisit gas yang masih dialami PLN itu untuk memenuhi 
kebutuhan pembangkit-pembangkit miliknya.

"Jika dibandingkan dengan tahun ini, defisit gas tahun depan akan lebih besar," 
papar Direktur Energi Primer PT PLN Nur Pamudji di kantornya kemarin (5/4). 

Tahun ini konsumsi gas PLN diperkirakan 2.432 BBTUD, sementara yang tersedia 
baru 1.471 bbtud. Tahun depan kebutuhan gas perseroan 2.516 BBTUD. Namun, 
pasokan yang sudah bisa dipastikan baru 1.401 BBTUD. "Untuk tahun depan, yang 
membaik hanya PLTGU Muara Karang, Priok, dan Belawan," terangnya. 

Tapi, itu baru berlaku bila receiving penerima gas (floating storage and 
regasification terminal/FSRT) yang akan dibangun di Jawa Barat dan Sumatera 
Utara mulai beroperasi September 2011. "Proyek itu masuknya baru kuartal 
IV-2011. Jadi, kalau dikalkulasi, defisitnya masih besar," katanya.

Pamudji menyatakan, kehadiran dua FSRT tersebut nanti hanya menambah pasokan 
gas ke PLTGU Muara Karang, PLTGU Tanjung Priok, serta PLTGU Belawan pada 
September 2011. Pembangkit-pembangkit lain seperti PLTGU Muara Tawar masih 
mengalami defisit. "Memang kenyataannya masih seperti itu. Kondisi yang lain 
tidak berubah," paparnya. 

Menurut dia, kenaikan jumlah defisit tersebut disebabkan kebutuhan gas untuk 
pengoperasian pembangkit-pembangkit miliknya meningkat. Selain itu, ada 
penurunan pasokan gas dari para produsen sebesar 70 BBTUD. "Karena kita 
mengutamakan pelanggan, jadi kebutuhan gas semakin meningkat," lanjutnya.

Untuk mengatasi defisit PLTGU Muara Tawar, PLN akan membuka lelang pengadaan 
gas minimal sebesar 200 BBTUD. "Tendernya secara resmi akan diumumkan seminggu 
atau dua minggu ke depan," ungkapnya

Kirim email ke