http://www.KabariNews.com/?34750
Dalam rapat dengan Komisi III DPR yang saat berita ini turun masih digelar, mantan Kabareskrim Komisaris Jenderal Susno Duadji mengaku siap menerima segala resiko atas perbuatannya dalam upaya membongkar mafia kasus di tubuh Polri.
“Saya siap menerima segala resikonya, bahkan saya berani mempertaruhkan nyawa saya sekalipun demi kecintaan saya kepada Polri,” tegas Susno.
Dalam rapat tersebut Susno juga menjawab sejumlah pertanyaan dari anggota Dewan dan sempat mengungkapkan kasus Gayus hanyalah kasus kecil, yang kalau ditangani serius dapat menjadi kunci untuk mengungkap kasus korupsi pajak yang lebih besar lagi.
Selain itu, Susno berkali-kali menyebut “Mr. X” sebagai mafia kasus yang telah lama bermain. Menurut Susno, “Mr X” ini bukan cuma terlibat dalam kasus Gayus, tapi juga ‘bermain’ kasus lain dengan praktik yang hampir sama. Yakni, kasus sengketa antara pengusaha Indonesia dan pengusaha Singapura dalam investasi peternakan Arwana di Pekanbaru, Riau.
"Yang menangani kasus ini sama dengan kasus yang lebih besar. Nilainya ratusan miliar terkait ternak arwana dan peternakan di Pekanbaru. Kasus orang Indonesia dan orang Singapura. Yang dimenangkan orang Singapura. Jaksa penelitinya sama, Haposan sama (pengacara Gayus), Andi Koasaih-nya sama, Mr X juga sama (dengan kasus Gayus)," kata Susno.
Susno berjanji akan membuka siapa sebenarnya Mr.X ini kepada anggota Dewan dalam rapat tertutup yang sedianya digelar sore ini usai raat terbuka. "Nanti akan saya jawab. PT Arwana itu hanya nama samaran, bukan nama perusahaan sebenarnya," jawabnya singkat.
Diperintah Kapolri
Terkait pertemuannya dengan Anggoro di Singapura, Susno mengatakan dirinya diperintahkan Kapolri untuk menemui Anggora bersama tim penyidik. “Saat itu status Anggoro saksi pelapor (kasus dugaan suap Bibit-Chandra), dan Anggoro tak mau ke Indonesia tanpa ada jaminan keamanan. Akhirnya saya diperintahkan Kapolri untuk menemui Anggoro di Singapura, cuma satu jam saya ketemu Anggoro di bandara, saya ketemukan Anggoro dengan tim penyidik yang pergi bersama saya,” kata Susno sembari membantah tudingan menerima dana dari Anggoro.
