Fisiologi Proses Internal Kehancuran Islam Secara Alamiah !!!
Islam yang melarang wanita bekerja diluar rumah, terpaksa sekarang wanita
bekerja diluar rumah.
Islam yang melarang wanita keluar rumah tanpa diantar muhrimnya, terpaksa
sekarang wanita keluar rumah bekerja tanpa bisa diantar muhrimnya.
Islam yang mewajibkan suami bertanggung jawab atas nafkah keluarga, terpaksa
karena pengangguran maka isterinya lah yang bertanggung jawab atas nafkah
keluarganya.
Jadi ketiga contoh kejadian diatas yang bertentangan dengan ajaran Islam
sekarang ini telah berlangsung tanpa bisa dicegah, ketiga kejadian diatas
bukanlah cuma tiga kejadian, tapi sudah ada ratusan hal kejadian lain yang juga
berlangsung bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri.
Kejadian2 yang bertentangan dan menentang ajaran Islam yang berlangsung terus
itu makin lama makin bertambah, makin banyak kejadian2 lainnya yang terpaksa
harus bertentangan dan menentang ajaran Islam yang akibatnya juga bisa saya
kasih contoh dibawah ini.
Islam aliran Ahmadiah menentang ajaran Islam umumnya yang mengharuskan
menganggap nabi Muhammad adalah nabi terakhir, akibat aliran Islam Ahmadiah ini
menentang ajaran Islam umumnya, terjadilah pembakaran mesjid, terjadilah
penjarahan, dan terjadilah pembunuhan2 yang tujuannya menghancurkan dan
memusnahkan Islam aliran Ahmadiah ini.
Naaah... demikianlah proses yang sama dari contoh kejadian yang terpaksa harus
bertentangan dengan ajaran Islam diatas tadi, akhirnya akan menimbulkan
gelombang atau badai malapetaka seperti yang dialami oleh Islam Ahmadiah ini.
Wanita yang bekerja diluar rumah menyebabkan sesama umat Islam bisa
memperkarakannya.
Wanita yang keluar rumah tanpa dikawal muhrimnya juga menyebabkan sesama umat
Islam bisa memperkarakannya.
Suami yang tidak bisa cari nafkah bisa diperkarakan dan diceraikan isterinya,
dan karena keluarga itu merupakan unit terkecil dari kelompok, maka keseluruhan
kelompok akan hancur seluruhnya kalo semua unitnya hancur.
Lalu gimana dimasa depannya Islam dan musliminnya bisa terus exist kalo secara
bertahap, secara berjenjang terjadi pertentangan internal dalam semua kelompok
Islam antara dua kelompok yang menentang danyang mempertahankan aturan2 Islam
itu sendiri.
Mereka yang masih bisa kerja, tentu akan menyalahkan dan memurtadkan mereka
yang nganggur. Dan keduanya sama2 menghalalkan saling menghancurkan seperti
halnya menghancurkan sesama Islam Ahmadiah.
Yaaa.... ini kenyataan ya, mau bantah juga ternyata enggak didukung fakta2nya.
Sebaliknya yang saya ungkapkan diatas justru banyak fakta2nya, nasib jemaah
Ahmadiah cuma satu fakta saja dari begitu banyak fakta2 lainnya.
Coba deh bayangin, suara pemilu untuk partai2 Islam jeblok, karena jumlah umat
Ahmadiah yang didholimi itu ada 40 juta, padahal suara pemilu yang 120 juta itu
ternyata yang ikut memilih jumlahnya cuma 85-90 juta. Dan dari 85-90 juta ini,
ada 40 juta penganut Islam Ahmadiah. Sisanya yang 45-50 juta pemilih itu
tersebar dalam partai2 sekuler termasuk yang agamanya bukan Islam, dan partai2
Islam yang mendukung Syariah Islam. Ternyata para pendukung partai2 Islam ini
cuma kebagian jatah suara kurang dari 10% saja. Jelas jumlahnya makin turun
setelah sesama Islam saling membunuhn, menjarah, maupun saling membakar.
Lalu fakta apa yang bisa digunakan untuk mempercayai bahwa Islam bisa menguasai
Indonesia??? Lebih2 mau cari fakta2 bahwa dunia ini nantinya akan cuma ada
Syariah Islam. Lebih2 gimana mau percaya bahwa orang Barat akhirnya akan masuk
Islam sementara Islam diIrak saling membunuh dan sebagian berusaha mau
menyelamatkan dirinya dengan masuk Nasrani agar bisa pindah ke negara2 Barat
sebagai suaka politik ????
Inilah faktanya, kepercayaan itu cuma angan2, dan Islam juga menjadi angan2
dari umat yang gagal yang menutupi kekecewaannya dengan membentuk angan2 baru
dalam Jihad Islam yang sekarang malah diperangi seluruh dunia dalam kubu "war
on terror".
Ny. Muslim binti Muskitawati.