Refleksi : Di Selat Sunda terdapat gunung  api Kratau yang aktif. Lumpur 
Lapindo saja tidak bisa dihentikan: Bagaimana kalau gunung api ini meletus 
seperti sediakala dengan tsunami setinggi 30 meter, mengakibatkan  jembatan 
cemplung ke dasar laut? 

http://www.antaranews.com/berita/1271138529/jembatan-selat-sunda-mulai-dibangun-2012

Jembatan Selat Sunda Mulai Dibangun 2012
Selasa, 13 April 2010 13:02 WIB | Ekonomi & Bisnis | Makro | Dibaca 128 kali
Jakarta (ANTARA News) - Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian 
Perencanaan Pembangunan Nasional, Deddy S. Priatna memperkirakan, pembangunan 
jembatan Selat Sunda dapat mulai dilakukan pada awal atau pertengahan 2012.

"Awal 2012 baru bisa dibangun, pertengahanlah, sehingga selesai 2017-2018," 
kata Deddy usai rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pembangunan jembatan Selat Sunda memerlukan berbagai persiapan 
termasuk studi kelayakan dan pembuatan desain jembatan.

"Perlu diperdalam dulu, studi kelayakan sekitar 1,5 tahun, terus pembuatan 
desain hingga 2012," katanya.

Ia menyebutkan, Tim Nasional Pembangunan Jembatan Selat Sunda memang sudah 
dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres).

"Tapi masih harus dibentuk lagi working group memakai keputusan Menko 
Perekonomian, diharapkan pekan depan sudah terbit," katanya.

Sementara itu menanggapi pembiayaan pembangunan Selat Sunda dengan pinjaman 
dari China, Deddy mengatakan, pinjaman sebesar 10 miliar dolar AS merupakan 
jumlah yang sangat besar.

"Itu besar sekali, padahal ini kan diarahkan menggunakan pola kemitraan 
pemerintah swasta (PPP). Jumlah pinjaman itu terlalu besar kalau pemerintah 
harus menanggungnya," katanya. 

Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, pemerintah 
serius merencanakan pembangunan jembatan Selat Sunda.

Ia menyebutkan, keputusan tentang Tim Kerja sudah dibentuk tapi memang belum 
resmi ditandatangani oleh Menko Perekonomian, Hatta Rajasa.

"Tim akan menyiapkan perencanaan, memperdetil perencanaan, dan memperdalam 
feasibilitasnya," kata menteri.(A039/A024)

Kirim email ke