Ratusan ahli lingkungan, ulama, dan ilmuan dari 14 negara menghadiri Konferensi Internasional Pertama Masyarakat Muslim untuk Perubahan Iklim yang digelar pada 9-10 April di IPB Internasional Conference Center Bogor.
Pertemuan yang dihadiri komunitas masyarakat muslim ini bertujuan untuk mendeklarasikan Kota Bogor sebagai Kota Hijau Dunia atau “ Green City ’ untuk dijadikan percontohan bagi kota-kota di dunia.
Deklarasi Kota Bogor menjadi Green City didukungan penuh oleh seluruh peserta Konferansi Internasional Pertama Masyarakat Muslim diantaranya dari Uni Emirat Arab, Brunei Darussalam, Malaysia, India, Afrika, Saudi Arabia, Iran, Kuwait, Mesir, Inggris, Indonesia dan lain-lain
Terpilihnya Kota Bogor didasarkan oleh beberapa alasan positif, salah satunya adalah karena Kota Bogor sudah memberlakukan Perda Kawasan Tanpa Rokok yang bisa mengurangi pencemaran udara, juga karena memiliki kawasan hijau yaitu Kebun Raya Bogor dan kawasan hijau lainnya.
Deklariasi Kota Bogor sebagai Kota Hijau Dunia
mendapat tanggapan positif dari Wakil Wali Kota
Bogor Achmad
Ruh'yat. Menurutnya penetapan ini merupakan penghargaan untuk warga Bogor .
Untuk itu, lanjut dia, warga Kota Bogor akan memberikan dukungan penuh
guna
menyokong gelar tersebut. Dimulai dari lingkungan sekolah dan lingkungan
rumah
dengan membuat tempat tanaman bunga.
Selain Kota Bogor, sejumlah
kota
lain di belahan dunia lain juga akan mendapatkan gelar Kota Hijau Dunia.
Di
antaranya Madinah di Arab Saudi, Sale di Maroko, dan Sanaa di Yaman.
