Refleksi : Pijitannya terlalu enak membuat sang korban ketiduran abadi.
http://us.surabaya.detik.com/read/2010/04/16/075849/1339411/466/wn-malaysia-tewas-di-panti-pijat-lokalisasi-jarak Jumat, 16/04/2010 07:58 WIB WN Malaysia Tewas di Panti Pijat Lokalisasi Jarak Rois Jajeli - detikSurabaya Surabaya - Seorang warga negara (WN) Malaysia ditemukan tewas di panti pijat di lokalisasi Jarak. Korban saat tewas mengenakan celana jeans warna biru dan telanjang dada. Korban bernama Mohd Shahrul Bin Adenan (40), Jalan Sengkuang KG Srijaya, Johor Bahru, Malaysia, dinyatakan tewas sekitar pukul 22.30 WIB, Kamis (15/4/2010), di Panti Pijat Sumber Rejeki Jalan Putat Jaya gang Lebar B no 9, Sawahan Surabaya. Korban bersama temannya Mohd Azmi datang ke panti pijat milik Sri Wigati (46) sekitar pukul 21.15 WIB. Kabar tewasnya korban menarik perhatian warga maupun pekerja seks komersial (PSK) lokalisasi Jarak. Dari informasi yang dihimpun, saat datang ke tempat itu korban langsung meminta Misnatun alias Misye (37), warga Ngadirojo, Pacitan, untuk memijatnya. Misye dan korban langsung masuk ke kamar bagian depan. "Dia meminta pijat selama satu jam. Kemudian minta tambah satu jam lagi," kata Misye kepada wartawan di lokasi kejadian. Ketika memijat untuk tambahan baru berjalan sekitar 15 menit, korban terlihat kejang-kejang. Misye langsung memanggil pemilik panti pijat. Pemilik panti pijat langsung berteriak meminta tolong warga sekitar. Setelah dilihat sudah tewas, pemilik panti pijat menghubungi hansip dan dilaporkan ke Polsek Sawahan. Setelah mendapatkan laporan, petugas dari Polsek Sawahan dan Identifikasi Polres Surabaya Selatan melakukan olah TKP. Polisi juga mengamankan barang bukti milik korban berupa dompet yang berisikan ATM dan uang Rp 845 ribu. "Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan korban meninggal karena sakit. Korban sudah kita bawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Dr Soetomo untuk divisum," kata Kapolsek Sawahan, AKP Sih Widodo. (bdh/bdh)
