( 2 )
Di dalam Wahyu 13:11
digambarkan seekor binatang yang lain.Binatang ini memiliki dua tanduk seperti
anak domba tetapi berbicara seperti
naga.
Alkitab secara jelas
menyatakan binatang yang kedua ini sebagai Jemaat Katolik Roma. Jemaat ini
adalah kekaisaran kejemaatan dunia - sebuah pemerintahan.
(lihatlah artikel "Papacy", ensiklopedia Britanica).
Binatang kedua didalam Wahyu
13 juga digambarkan didalam Wahyu 17 sebagai wanita pelacur yang mengendarai
binatang.
Wanita yang sesat atau jemaat yang sesat ini berbeda dengan jemaat - jemaat
yang ada di dunia.
Dia bertakhta di Vatikan sebagai pemerintahan sipil dan jemaat.
Bangsa - bangsa di dunia mengirim perwakilan / duta besarnya ke Vatikan di
Roma, sama dengan apa yang mereka lakukan kepada ibukota - ibukota negara -
negara di dunia.
Jemaat / gereja yang
menunggangi binatang ini mengambil alih, melakukan, dan menerapkan semua
kekuatan dari binatang yang pertama yang tidak lain adalah kekaisaran Roma.
Ia berperan sama dengan wanita yang mengendarai seekor kuda, wanita itu akan
mengambil alih dan mengendalikan kuda tersebut.
Dan memanglah benar bahwa setelah tahun 554, "jemaat" ini melakukan
hal yang sama dengan apa yang telah dinubuatkan tentang dirinya, yaitu ia
melakukannya selama 1260 tahun.
Perhatikanlah secara lebih
jauh ayat 15-16 :
Wahyu 13:15-16
15 Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung
binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak
begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu,
dibunuh.
16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar,
kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau
pada dahinya,
Jadi inilah jemaat yang sesat - ia sendiri disesatkan oleh setan dan
karenanya ia digunakan oleh setan.
Ia juga menyesatkan dunia.
Perhatikan, "jemaat" ini sebenarnya tidak membunuh para martir -
tetapi ia yang menyebabkan mereka dibunuh.
Dan ia jugalah yang menyebabkan semua orang yang berada di bawah kekuasaannya
menerima tanda dari binatang itu.
Tanda dari Roma
Perhatikan baik - baik apakah
yang terkandung dari bacaan Alkitab diatas :
1. "Ia" - yang adalah jemaat /
gereja Katolik telah membuat sistem kepapaan dan model pemerintahan sipil
manusia yang serupa dengan kekaisaran Roma.
2. "Menyebabkan" semua manusia
menerima tanda dari binatang.
Adalah jemaat dan bukannya pemerintahan sipil yang memaksakan tanda binatang
untuk dikenakan pada manusia.
3. Adalah kekuatan yang sama yang menyebabkan
termartirnya para orang - orang kudus.
4. Tanda yang dikenakan pada orang - orang adalah
tanda dari binatang, yaitu kekaisaran Roma, dan bukannya tanda dari jemaat.
5. Tanda ini ditandakan pada tangan kanan dan dahi.
Jadi tanda binatang tersebut
adalah tanda dari Kekaisaran Roma, yang mana jemaat / gereja Roma menyebabkan /
menjadi penyebab tertandakannya tanda tersebut pada manusia.
Dua Masa Penyiksaan / Pemartiran
Perhatikanlah saat kapan orang
- orang kudus tersebut dibunuh.
Bacaan Alkitab Wahyu 6:9-10 ini akan menunjukkan kepada kita kapan tanda dari
binatang tersebut ditandakan.
Wahyu 6:9-10
9 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di
bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan
oleh karena kesaksian yang mereka miliki.
10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa
lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan
tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?
Disini kita akan menunjukkan bahwa pada saat penglihatan ini dinyatakan,
para martir yang hidup di masa "Jaman Pertengahan" tersebut sudahlah
meninggal, dimana penglihatan itu sendiri mengarah kepada saat - saat mendekati
masa sekarang ini
Para orang - orang kudus
tersebut menyadari dan mengetahui bahwa pembalasan adalah milik Allah.
Mereka mengetahui bahwa segala
sesuatu yang menimpa mereka ini, yaitu hal - hal jahat yang dilakukan oleh
jemaat yang sesat tersebut (seperti yang dinyatakan di dalam Wahyu 18) akan
dilawan oleh Allah melalui penghakimanNya yang tidak lain adalah tujuh
malapetakaNya yang terakhir.
Malapetaka tersebut akan dicurahkan pada saat domba Paskah hadir di dunia, pada
saat kedatangan Kristus yang kedua kali ke dunia.
Bacalah hal - hal jahat yang
dilakukan oleh jemaat sesat tersebut di dalam kitab Wahyu bab yang ke 18.
Wahyu 18:1-24
1 Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari
sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh
kemuliaannya.
2 Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh,
sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman
roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi
segala burung yang najis dan yang dibenci,
3 karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan
raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di
bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya."
4 Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: "Pergilah
kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian
dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa
malapetaka-malapetakanya.
5 Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan
Allah telah mengingat segala kejahatannya.
6 Balaskanlah kepadanya, sama seperti dia juga membalaskan, dan
berikanlah kepadanya dua kali lipat menurut pekerjaannya, campurkanlah
baginya dua kali lipat di dalam cawan pencampurannya;
7 berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan, sebanyak kemuliaan dan
kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia berkata di dalam hatinya: Aku
bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung.
8 Sebab itu segala malapetakanya akan datang dalam satu hari, yaitu
sampar dan perkabungan dan kelaparan; dan ia akan dibakar dengan api, karena
Tuhan Allah, yang menghakimi dia, adalah kuat."
9 Dan raja-raja di bumi, yang telah berbuat cabul dan hidup dalam
kelimpahan dengan dia, akan menangisi dan meratapinya, apabila mereka melihat
asap api yang membakarnya.
10 Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan
mereka akan berkata: "Celaka, celaka engkau, hai kota yang besar, Babel,
hai kota yang kuat, sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung
penghakimanmu!"
11 Dan pedagang-pedagang di bumi menangis dan berkabung karena dia,
sebab tidak ada orang lagi yang membeli barang-barang mereka,
12 yaitu barang-barang dagangan dari emas dan perak, permata dan
mutiara, dari lenan halus dan kain ungu, dari sutera dan kain kirmizi,
pelbagai jenis barang dari kayu yang harum baunya, pelbagai jenis barang dari
gading, pelbagai jenis barang dari kayu yang mahal, dari tembaga, besi dan
pualam,
13 kulit manis dan rempah-rempah, wangi-wangian, mur dan kemenyan,
anggur, minyak, tepung halus dan gandum, lembu sapi, domba, kuda dan kereta,
budak dan bahkan nyawa manusia.
14 Dan mereka akan berkata: "Sudah lenyap buah-buahan yang
diingini hatimu, dan segala yang mewah dan indah telah hilang dari padamu,
dan tidak akan ditemukan lagi."
15 Mereka yang memperdagangkan barang-barang itu, yang telah menjadi
kaya oleh dia, akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya, dan
sambil menangis dan meratap,
16 mereka berkata: "Celaka, celaka, kota besar, yang berpakaian
lenan halus, dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas,
dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu
sudah binasa."
17 Dan setiap nakhoda dan pelayar dan anak-anak kapal dan semua orang
yang mata pencahariannya di laut, berdiri jauh-jauh,
18 dan berseru, ketika mereka melihat asap api yang membakarnya,
katanya: "Kota manakah yang sama dengan kota besar ini?"
19 Dan mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru,
sambil menangis dan meratap, katanya: "Celaka, celaka, kota besar, yang
olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh
barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa.
20 Bersukacitalah atas dia, hai sorga, dan kamu, hai orang-orang
kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah telah menjatuhkan hukuman atas
dia karena kamu."
21 Dan seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu
kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya: "Demikianlah
Babel, kota besar itu, akan dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak
akan ditemukan lagi
22 Dan suara pemain-pemain kecapi dan penyanyi-penyanyi, dan
peniup-peniup seruling dan sangkakala, tidak akan kedengaran lagi di dalammu,
dan seorang yang ahli dalam sesuatu kesenian tidak akan ditemukan lagi di
dalammu, dan suara kilangan tidak akan kedengaran lagi di dalammu.
23 Dan cahaya lampu tidak akan bersinar lagi di dalammu, dan suara
mempelai laki-laki dan pengantin perempuan tidak akan kedengaran lagi di
dalammu. Karena pedagang-pedagangmu adalah pembesar-pembesar di bumi, oleh
ilmu sihirmu semua bangsa disesatkan."
24 Dan di dalamnya terdapat darah nabi-nabi dan orang-orang kudus dan
darah semua orang, yang dibunuh di bumi.
( berlanjut )
Prepared by:
Bambang Wiyono
081 2327 3886
E-mail : [email protected]
Website : http://muridyesuskristus.blogspot.com
Milis : http://groups.yahoo.com/group/fullgospel_indonesia