Islam Gagal Membuktikan Telor Atau Ayam Yang Duluan !!!
Sebenarnya, dalam Al-Quran tidak dikenal binatang ayam. Soal binatang yang
pernah disebut dalam al-Quran hanyalah, onta, kuda, anjing, babi, semut, orang
kafir, orang murtad, dll.
Memang kalo kita sekarang tahu bahwa orang kafir dan orang murtad bukanlah
binatang tapi manusia, tapi dalam AlQuran jelas mereka termasuk hewan dari
se-jenis se-rendah2nya binatang dimata Allah.
Demikianlah, tidak dikenal binatang ayam dalam Al-Quran, karena dari dulunya di
Arab itu memang enggak bisa hidup binatang semacam ayam2an.
Juga enggak pernah nabi Muhammad mengenal binatang Dinosaurus, hiyu, ikan paus,
ikan duyung dll.
Jadi jangan heran kalo ulama Islam kebingungan waktu ditanya mana duluan antara
Ayam dan Telor. Kalo ditanya mana duluan antara muslimin dan kafir, maka bisa
dijawab bahwa yang duluan adalah muslimin karena Adam dan Hawa adalah manusia
pertama yang muslimin dan muslimah.
> setyo nurfaizy <setyo...@...> wrote:
> Gak usah harus sekolah tinggi...mengenai
> telur sama ayam ya jelas duluan telur...,
> tetapi kalau Ayam sama telur, jelas
> duluan ayam.., gak susah kan kakang mbok
> mustikawati ...
>
itu sih cuma kata2nya aja yang diduluin, kalo yang saya katakan bukan
berdasarkan kata2nya, biar dibalik, mana duluan ayam atau telor, maka jawabnya
tetap telor !!! Juga kalo pertanyaannya mana duluan telor dan ayam, tetap
duluan telor.
Ini berdasarkan hasil penelitian bukan hasil kepercayaan, keimanan, ataupun
ketaqwaan.
Untuk meyakinkan mana duluan antara telor dan ayam sama saja penelitiannya
tentang waktu, apakah waktu itu bisa mundur atau cuma maju ??? Begitulah inti
daripada penelitian mana duluan antara ayam dan telor.
Karena telor berkembang menjadi ayam, itu berdasarkan waktu yang berjalan
kemuka.
Tetapi kalo waktunya bisa mundur, maka bisa jadi ayam duluan baru jadi telor.
Meskipun waktunya maju, untuk menghasilkan sebutir telor pasti dimulainya dari
bukan telor, dan itulah sebabnya enggak mungkin bisa dari ayam jadi telor, ini
bisa dibuktikan di lab penelitian.
Memang waktu yang berjalan maju itu membuat seekor ayam bisa memproduksi telor
tapi telornya hasil produksi seekor ayam bukanlah telor permulaan tapi telor
lanjutan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.