( 3 ) Didalam Wahyu 6:10 digambarkan bahwa para orang kudus tersebut seperti menanti dalam tangis bertanya "berapa lama lagi mereka harus tetap merasakan kejahatan - kejahatan yang dilakukan kepada mereka ?", yaitu sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali dan ketujuh malapetaka yang terakhir yang akan membalaskan penderitaan mereka itu. Wahyu 6:10 10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi? Sejarah mengatakan kepada kita bahwa pada zaman kegelapan dan abad pertengahan, lebih kurang 50 juta orang suci dibunuh karena iman mereka kepada Allah dan Alkitab. Mereka tidak mau tunduk kepada pemerintahan gereja yang dipimpin oleh manusia dan setan. Sekarang perhatikanlah hal apakah yang harus terjadi sekali lagi sebelum terjadinya tujuh malapetaka Allah yang terakhir dan kedatangan Kristus yang kedua kali. Wahyu 6:11 11 Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka. Kristus tidak akan datang untuk mengadakan pembalasan pada jemaat yang sesat ini sampai terjadinya sebuah peristiwa pengejaran dan pembunuhan lain yang besar terjadi. Perhatikanlah bahwa terdapat suatu masa permartiran lain yang akan terjadi. Orang - orang suci yang berharap akan pembalasan Allah tersebut sudahlah mati., Kebangkitan mereka akan terjadi ketika Yesus kembali ke dunia, yaitu ketika penghakimanNya ditumpahkan di atas Babilon beserta anak - anak daranya yang sesat itu. Tetapi akan ada masa pengejaran dan pembunuhan global bagi orang - orang suci sekali lagi, dimana hal ini akan terjadi sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali ke dunia, yaitu untuk mengadakan pembalasan atas kejahatan - kejahatan iblis serta untuk mendirikan kerajaan Allah di bumi. Dua peristiwa pengejaran dan pembunuhan yang hebat inilah yang disebut sebagai dua masa penderitaan atau dua masa pemartiran. Masa permartiran yang besar ini disebut sebagai masa siksaan yang dahsyat "Great Tribulation" (Matius 24:9, 21-22). Matius 24:9, 21-22 9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, 21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. 22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. Masa kekelaman ini bukanlah masa tertumpahkannya amarah Allah atau wrath of God, yang dikenal dengan tujuh malapetaka yang terakhir. Masa ini melainkan adalah masa amarah setan (Wahyu 12:12), Wahyu 12:12 12 Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat." Ia menyiksa jemaat Allah yang sesungguhnya dengan munculnya "Eropa Serikat" dan melawan para orang - orang pilihan Allah. Ini adalah suatu masa pengejaran dan pembunuhan, siksaan, dan permartiran bagi orang - orang suci Allah, yaitu mereka yang benar - benar tidak dapat disesatkan. Matius 24:24 24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. Allah akan campur tangan dan Kristus akan segera datang. Tanda tersebut ada pada saat akan datang, dan pada saat dulu Sekarang perhatikanlah dengan cermat bacaan - bacaan Alkitab dibawah ini : Di dalam Wahyu 17, gereja yang sesat tersebut digambarkan sebagai seorang wanita yang sedang mengendarai seekor binatang, Wahyu 17:6 6 Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran. Wahyu 20:4 4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun. Sekarang kita mengetahui mengapakah banyak orang suci yang termartir. Itu karena mereka menolak untuk menerima tanda dari binatang tersebut - menolak untuk berkumpul menyembah jemaat dan kekaisaran yang sesat ini. Mereka lebih patuh kepada Allah dibanding kepada manusia. Hidup mereka benar -benar dipimpin oleh Allah. Mereka adalah anak - anak, ahli waris, dan penduduk masa depan dari pada kerajaan Allah dan bukannya kerajaan manusia. Tetapi perhatikanlah hal tersebut dengan baik, mereka dulu seperti apa yang diperintahkan oleh Allah, menjadi subyek dari pemerintahan manusia. Mereka tidak menghindarkan diri mereka dari hal - hal buruk yang harus mereka tanggung, malahan mereka membiarkan diri mereka untuk menderita karena iman mereka kepada Kristus. Mereka disiksa dan dibunuh tetapi mereka lebih mematuhi kerajaan Allah daripada kerajaan manusia. Dan pada saat kedatangan Kristus yang kedua kali untuk memerintah dunia sebagai Raja diatas segala raja, mereka semua nantinya akan menjadi pengajar dan raja - raja dibawah pimpinan Kristus dan mereka akan memerintah dunia. Dapatkah anda melihat bagian yang dinyatakan dengan sangat jelas disini ? Yaitu bahwa pemnyebab para martir yang lebih dari seribu tahun lalu dibunuh tersebut adalah karena mereka tidak mau menurut kepada geraja yang sesat, bersama hal - hal kepercayaan serta kebiasaan - kebiasaan berhala mereka, yang mana penyembahan mereka disebut sebagai "Kekaisaran Suci Roma", dan juga karena mereka menolak untuk menerima tanda dari binatang tersebut. Berdasarkan penjelasan diatas kita bisa mengerti bahwa tanda dari binatang tersebut adalah sesuatu hal yang dipaksakan kepada orang - orang, dengan hukuman dibunuh jika mereka menolak, dan hal itu terjadi sekitar seribu tahun yang lalu. Tanda dari binatang tersebut adalah suatu hal yang benar - benar nyata dan dipaksakan pada saat sekitar lebih dari seribu tahun yang lalu. Sekarang kita akan melihat hubungan antara peristiwa permartiran yang kedua dengan ketujuh malapetaka Allah. Seperti yang anda ketahui bahwa mereka yang menerima tanda dari binatang tersebut akan menderita tujuh malapetaka Allah yang terakhir pada saat kedatangan Kristus yang kedua kali. Jadi kesimpulan adalah bahwa tanda dari binatang tersebut akan sekali lagi dipaksakan. Tetapi mereka yang menolaknya akan dimartir pada masa kesesakan yang sebentar lagi akan tiba. Sekarang kita mulai menemukan titik terang yang akan menjawab pertanyaan yang sulit ini. Peringatan dari malaikat ketiga Sebentar lagi memang akan datang suatu masa kekelaman yang melingkupi seluruh bumi , pada saat itu manusia tidak diperkenankan untuk memberitakan berita tentang kerajaan Kristus. Kita harus membangun iman kita secara sungguh - sungguh sebelum saat yang menakutkan tersebut benar - benar tiba, dimana kita tidak bisa bekerja lagi bagi Allah. Pada saat itu Allah akan mengirimkan malaikat - malaikatnya dengan peringatan terakhirNya bagi bangsa - bangsa dimana para rasul mengabarkan Injil kerajaan Allah atas perlakuan gereja yang sesat ini sebagai saksi atas perlawanan bagi mereka. Tiga pesan malaikat tersebut dinubuatkan di dalam Wahyu 14. Perhatikanlah peringatan terakhir dari malaikat yang ketiga : Wahyu 14:9-10 9 Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, 10 maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tanda tersebut ditandakan pada semua orang kecuali para rasul pada saat sekitar seribu tahun yang lalu, tanda tersebut masihlah tetap tanda dari kekristenan tradisional pada saat ini, dan sekali lagi tanda itu akan dipaksakan. Dan sekali lagi mereka yang menolak untuk menerima tanda tersebut akan dimartir. Tetapi mereka yang menerimanya akan menderita tujuh malapetaka Allah yang terakhir tanpa belas kasihan. Anda harus benar - benar menentukan dengan tegas siapakah yang anda pilih kekaisaran Roma yang akan dibangkitkan kembali melalui Eropa Serikat dan dipimpin oleh kekristenan tradisional atau anda memilih untuk mematuhi Allah. Tanda dari mereka yang patuh Kita sekarang mulai memahami bahwa tanda dari binatang tersebut mencakup masalah "kepatuhan", baik itu masalah kepatuhan terhadap Allah atau masalah kepatuhan terhadap manusia. Tanda tersebut juga berhubungan dengan perintah Allah. Perhatikanlah bahwa sebenarnya terdapat dua kelompok, kelompok yang pertama adalah kelompok yang memiliki tanda tersebut, sedangkan kelompok yang kedua adalah mereka yang menolak untuk memiliki tanda tersebut, mereka itu adalah orang - orang pilihan Allah yang dikejar dan dibunuh. Perhatikanlah pernyataan yang berhubungan dengan mereka yang menolak untuk menerima tanda dari binatang nubuatan ini. ( berlanjut ) Prepared by:Bambang Wiyono081 2327 3886 http://muridyesuskristus.blogspot.comhttp://groups.yahoo.com/group/fullgospel_indonesia
