MEMANG SUDAH RUSAK, SEGERA PERBAIKI !!!

Tidak perlu lagi melakukan pemetaan kerusakan di-Indonesia karena kondisinya 
sdh meluas dan hanya akan membuat kehilangan waktu saja. Sekarang yang paling 
penting segera membuat situasi dimana orang orang tidak mau melakukan kerusakan 
dan ramai ramai berbuat yang bermaslahat.
Tidakkah ini kacau
1.      Apagunanya kerusuhan ditayangkan di-tv terus menerus kecuali ingin buat 
kerusuhan
2.      Tidak tahukah anda semua bahwa anak anak skg senang bawa pistol 
pistolan dan berperan sebagai teroris dan polisi akibat menonton tayangan 
langsung basmi teroris.
3.      Jika anak anak tidak mau kurang ajar dan melawan orang tuanya hentikan 
pembuatan dan menonton sinetron yg mengajari anak anak berlaku kurang ajar.
4.      Apa kata dunia jika uang pajak rakyat ternyata dimakan petugas pajak 
yang gajinya sudah besar…, apakah jika gajinya dijadikan Rp.50juta…tidak akan 
korupsi. Seorang kawan mengatakan akan sama saja.
5.      Korupsi sudah terkuak di berbagai instansi penegakan hukum dan yang 
terjadi bukannya segera dibersihkan tetapi digocek gocek kesana kemari sehingga 
hal ini membuat ketidakpercayaan semakin meluas dimana mana.

Kerusuhan priok dan di batam sama sekali tidak beralasan untuk terjadi hanya 
ketika sudah terjadi hal ini membuat kerugian terutama rasa aman dan keamanan 
menjadi seakan terkoyak dan memicu hal serupa diberbagai daerah.

Apakah memang kerusuhan ini hendak dipromosikan diberbagai daerah supaya 
terjadi, saya kira tidak akan ada yang mau. Hanya apakah akibat itu ditayangkan 
berulang ulang sehingga memicu kejadian kerusuhan yang lebih luas, ini yang 
belum dipertimbangkan masak masak.

Kerusakan ini lebih terlihat hanya ketika kasusnya meledak dan menimbulkan 
kerusakan. Kerusakanya bisa dirasakan tetapi sulit disepakati bahwa situasi ini 
disepakati rusak dan membahayakan. Seorang kawan mengatakan dalam sebuah 
diskusi bahwa akar kerusakan ini disebabkan nilai nilai yang diyakini bahwa 
keberhasilan dalam hidup itu adalah punya kekayaan dan uang yang banyak.

Keberhasilan hidup yang dipersepsikan dengan melimpahnya harta itu juga 
berdampak bahwa penilaian terhadap seseorang juga hanya dianggap baik jika ia 
murah membagikan hartanya dan menghamburkan uangnya.

Penilaian keberhasilan dan kebaikan yang hanya Fokus dan menjadikan uang 
sebagai sesuatu yang sangat mulia dan  menghalalkan segala cara dalam 
memperolehnya adalah sebagai sebuah disorientasi nyata dalam kehidupan jika ini 
terjadi sepanjang waktu. Selanjutnya sebagai konsekuensi logisnya maka untuk 
mendapatkan uang dan harta tersebut pilihannya hanya dengan berkuasa, kolusi, 
korupsi dan menjarah walaupun dengan jalan yang seakan akan melanggar hukum 
atau terlidungi dengan hukum karena mensiasatinya  dengan memanfaatkan celah 
celah peraturan yang ada.

Pertarungan nyata dan kesilauan sebagian orang yang punya kesempatan ini telah 
berhasil membuat dampak buruk kecemburuan dan ketidakpercayaan dari anggota 
masyarakat yang lainnya. Dan sebagaiannya juga mulai melakukan pengrusakan 
disekelilingnya dengan harapan mendapatkan bagian yang bisa memperkaya 
kehidupannya. Semakin hari semakin banyak warga bangsa yang kehilangan 
integritas dan kepercayaan diri untuk dapat hidup sebagaimana seharusnya.

Salah satu bukti bahwa masyarakat mengikuti dan mengapresiasi kajahatan dan 
kenistaan adalah terus menerus dan berulang ulangnya kejadian kejadian tersebut 
diputar dan malahan menjadi kuliah umum mengikuti kejahatan kejahatan dan 
kekacauan tersebut.

Televisi telah sangat berhasil menyebarluaskan paham bagaimana menjadi hedonis, 
menjadi berkuasa dengan jalan apapun., bisa membuat rakyat simpati dan terharu 
sehingga tidak jadi marah dan tetap percaya saja.

Televisi juga telah berhasil merubah pola kehidupan masyarakat dari pola pola 
kerja keras dan kemuliaan menjadi kerja cerdas dan kedigdayaan dan penuh 
kepuasaan dan kenikmatan.
Pada artikel ini diharapkan tumbuhnya kesadaran bahwa bagaimana lingkungan 
hidup kita sehari hari dalam kenyataannya telah berubah banyak sekali tanpa 
kita sadari. Ikan saja sudah tidak suka makan cacing lagi tetapi lebih suka 
keju dan roti serta campur daging. Sejak kapan ikan harus punya pabrik dan 
manufaktur dalam memenuhi kehidupannya.

Dunia telah terus berubah sehingga banyak hal yang sebelumnya lebih hanya 
mengandalkan alam saja sehingga apa yang ada dialam itulah yang menjadi 
kebutuhan. Saat ini rekayasa telah menjadi alat proses utama walaupun saat ini 
semakin kuat dorongan terhadap arah kembali kepada organic dan natural.

Peradaban dan kehidupan terus berjalan untuk menemukan masa depan dalam rangka 
menjaga agar eksistensi umat manusia tetap terjaga dan disisi lainnya seperti 
biasanya tantangan dan kerusakan terus terjadi sehingga menumbuhkan soal 
sekaligus tantangan agar munculnya ilmu pengetahuan dan kesalehan berbasis 
realitas untuk menjawab tantangan zaman.

Ketika kotoran sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan maka kotoran itu 
tidak bisa lagi dipersepsikan sebagai sesuatu yang nista dan hanya dijauhi 
karena realitas yang ada sudah nyata seperti itu. Yang tidak boleh adalah umat 
manusia menjadi memakan kotorang atau hidup bersama kotoran tanpa tahu bahwa 
itu kotoran. Kotoran bisa jadi tantangan zaman dimana kesucian itu tidak lagi 
mudah mejadi implementasi dari kehidupan yang dianggap sebagai sebuah harapan 
yang mulia.
Sebaliknya saat ini mulai juga muncul situasi dimana kotoran ternyata sangat 
bisa menghasilkan energy baru dan jika kotorang diproses secara tepat terbukti 
menghasilkan pupuk yang terbukti membuat tanah menjadi subur dan produktif 
kembali.
Saat ini adalah saat dimana sudah menjadi kehendak zaman dan telah menjadi 
kenyataan bahwa peradaban saat ini adalah out of the box dari yang selama ini 
pernah dibayangkan. Dan siapa yang takut kotor tidak akan menemukan kesucian 
dan kemaslahatan dan siapa yang menganggap orang lain kotor bisa jadi ialah 
kotorannya. Oleh karenanya siapa yang berendah hati dan mampu mengelola diri 
nya serta menginovasi perubahan yang dahsyat ini menjadi sebuah peradaban baru 
yang berbasis kepada realitas yang terus berkembang.

Sekali lagi situasi ini tidak akan pernah secara presisi terbayangkan tetapi 
disitulah letak rahasia dan motivasi bagi mahluk hidup sehingga kehidupan ini 
tetap bersemangat dan menimbulkan inovasi dan pembaharuan. oleh karenanya bisa 
saja situasi ini jika dipandang sebagai situasi yang rusak atas dasar 
pertimbangan situasi masa lalu yang ideal tetapi bisa jadi ini adalah situasi 
yang dizaman dulu juga pernah terjadi tetapi jika umat manusianya berhasil akan 
menemukan zaman kejayaannya kembali walaupun tantangannya jika gagal, bukan 
tidak mungkin peradabannya akan tenggelam dan hancur. itulah zaman kegelapan 
atau zaman penjajahan.

Kita tentunya tidak ingin masuk ke zaman kegelapan kembali atau penjajahan 
sehingga disitulah tantangan kita semua saat ini.

Semoga bermanfaat.
Agus Muldya Natakusumah.



Kirim email ke