Refleksi : Menurut keterangan para ahli ilmu surgawi dikatakan bahwa sang  
Penguasa Alam Semesta bersemayam  dan bertahta di langit nan biru. Jadi kalau 
begitu  bisa dipastikan bahwa benda langit yang jatuh di Jakarta berasal dari 
singsana sang Penguasa. 

Dikatakan pula oleh para pakar tsb bahwa Sang Penguasa adalah pemurah hati, 
tetapi dengan jatunya beda langit yang tidak membawa kebaikan demi keuntungan 
bagi mahluknya di jakarta, maka hal ini mungkin saja menimbulkan pertanyaan, 
apakah benda langit pembawa kerusakan ini  adalah suatu tanda akan kemurkaan 
Sang Penguasa Alam Semesta terhadap kerakusan dan ketidakadilan rezim berkuasa 
neo-Mojopahit terhadap rakyatnya? Juga, apakah akan  dikirim  lagi benda langit 
membawa kerusakan maha dahsyat?


http://beta.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=53&id=29371


SABTU, 01 Mei 2010 | 299 Hits


Antariksa
Benda Langit Jatuh di Jakarta 


Benda langit yang jatuh di Duren Sawit, Jakarta Timur masih diselidiki. Namun 
Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) memastikan benda itu bukan berasal 
dari badai matahari.

"Tidak ada kaitannya dengan badai matahari. Kondisi matahari dalam fase minimum 
siklus matahari," kata Kepala Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN, Bachtiar 
Anwar, saat ditemui di kantor LAPAN, Jalan dr Djundjunan, Pasteur, Bandung, 
Jumat (30/4/2010). Dia menjelaskan, melihat dari kondisi matahari ini, bintik 
matahari terpantau relatif sedikit. "Jadi tidak mungkin ada badai matahari," 
jelas dia. Menurut dia, kalau pun ada bintik besar dan menyebabkan badai 
matahari, efeknya tidak akan menyebabkan peristiwa seperti di Duren Sawit. 
"Kita akan lihat apakah ada benda langit yang turun," terangnya. Tim Lapan, 
kemarin, sudah mulai memeriksa 3 rumah yang rusak di Jl Delima, Duren Sawit, 
Jakarta Timur. Tim ini beranggotakan enam orang. "Kita periksa dulu ya, nanti 
ya," ujar Humas Lapan, Elly Kuntjahyowati, saat ditanyai wartawan di lokasi, 
Jumat (30/4). 

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Anggota tim, Abdurrahman, masuk di 
rumah Sudarmodjo, salah satu pemilik rumah yang tertimpa benda misterius, 
dengan membawa ransel. Sementara itu, warga sekitar lokasi berduyun-duyun 
datang hendak melihat kerusakan di rumah Sudarmodjo. Karena ditakutkan 
kedatangan warga bisa merusak TKP, Sudarmodjo menutup dinding rumahnya yang 
rusak dengan asbes dan triplek. Rumah Sudarmodjo digaris polisi sejak semalam. 
Hingga kini penyebab ledakan di 3 rumah di Duren Sawit belum diketahui. Polisi 
menduga ledakan disebabkan oleh benda dari luar angkasa. Ada tiga rumah yang 
rusak, paling parah adalah rumah dua lantai milik Sudarmodjo yang ada di 
tengah. Masyarakat tidak perlu khawatir akibat ledakan benda luar angkasa di 
Duren Sawit, Jakarta Timur. 

Peristiwa jatuhnya benda langit itu hal yang wajar dan bukan sesuatu yang 
istimewa. "Ini hanya insidental saja. Hal yang wajar," kata Kepala Bidang 
Matahari dan Antariksa Lapan, Bachtiar Anwar, saat ditemui detikcom di kantor 
Lapan, Jalan dr Djundjunan, Pasteur, Bandung, Jumat (30/4). Dia menjelaskan, 
fenomena jatuhnya benda langit itu pun karena proses yang biasa. "Di mana benda 
langit berada di luar orbitnya dan sangat dekat dengan bumi," terangnya. Nanti, 
setelah serpihan benda itu selesai diperiksa, polisi akan mengumumkan soal 
benda ini, termasuk bahan-bahan yang terkandung. "Hasil penelitian akan 
disampaikan dari kepolisian kalau benda itu mengandung apa," tutupnya.

Kirim email ke