( 4 ) Wahyu 14:9-12 9 Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, 10 maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba. 11 Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya." 12 Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus. Perhatikanlah di dalam ayat 9-11 dari bab ini kita akan mendapati bahwa malaikat ketiga memperingatkan bahwa mereka yang memiliki tanda dari binatang tersebut akan dihukum oleh tujuh malapetaka Allah. Didalam ayat berikutnya ayat 12 dijelaskan bahwa orang - orang kudus yang tidak memiliki tanda dari binatang tersebut adalah mereka yang menjalankan perintah - perintah Allah. Sedangkan mereka yang memiliki tanda dari binatang tersebut adalah mereka yang tidak mematuhi perintah - perintah Allah. Jadi tanda dari binatang tersebut berhubungan dengan kepatuhan manusia terhadap perintah - perintah Allah, atau satu dari perintah - perintah tersebut karena jika kita melanggar satu dari antara perintah tersebut maka berarti kita melanggar semuanya. Yakobus 2:10 10 Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya. Jadi satu kelompok menolak untuk mematuhi perintah - perintah Allah dan menerima tanda dari binatang tersebut, sedangkan kelompok yang lain mematuhi perintah - perintah Allah dan menolak untuk menerima tanda dari binatang tersebut. Tanda dari ketidak patuhan Oleh karena itu, apapun tanda dari binatang tersebut, tanda tersebut memiliki arti ketidak patuhan terhadap pemerintahan Allah, yaitu kepada perintah - perintah Allah. Didalam Wahyu 15:2-3 dinyatakan tentang mereka yang berhasil mengalahkan binatang nubuatan tersebut : Wahyu 15:2-3 2 Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah. 3 Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! Ayat ini mencerminkan kejadian dari anak - anak Israel yang dibebaskan dari perbudakan Mesir dibawah pimpinan Musa. Dibawah ini adalah beberapa hal yang diperankan dan digambarkan oleh kejadian Musa di Mesir pada saat menyelamatkan anak - anak Israel dengan peranan Kristus pada saat kedatanganNya yang kedua kali : · Peranan Musa adalah sama dengan peranan Kristus. · Faraoh memainkan peran yang sama dengan binatang yang akan datang. · Malapetaka Allah yang ditumpahkan atas Mesir memerankan hal yang sama dengan tujuh malapetaka Allah terakhir yang akan ditumpahkan atas Babilon. · Kejadian Allah menyelamatkan anak - anak Israel yang berdiri di tepi Laut Merah digambarkan secara simbolis melalui kata - kata "lautan gelas" yang terdapat didalam Wahyu 15:2-3 Mereka menyanyikan lagu Musa, dan lagu Anak Domba yang adalah Kristus. Musa menggambarkan hukum dan perintah - perintah Allah, sedangkan Anak Domba menggambarkan sebagai iman dan keselamatan dari dosa. Ingatlah bahwa binatang nubuatan tersebut adalah pemerintahan sipil manusia yang dimiliki oleh setan. Di dalam Wahyu 12, kita akan mengetahui bahwa waktu kesudahan setan tersebut sudah dekat. Wahyu 12:12 12 Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat." Karena itulah ia memulai sebuah masa pengejaran atau pembunuhan besar terhadap orang - orang kudus Allah, yaitu yang adalah jemaat yang benar. Sedangka masa - masa menakutkan tersebut dikenal sebagai masa kesesakan besar, yang mana masa ini akan mendahului kedatangan Kristus yang kedua kalinya ke dunia. Wahyu 12:10 10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Perhatikanlah kepada siapakah Setan akan mencurahkan perbuatan jahatnya : Wahyu 12:17 17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus. Disini lagi dinyatakan bahwa mereka yang patuh kepada Alah beserta hukum dan perintah, yaitu mereka yang hidup atas setiap perkataan Allah didalam Alkitab dan yang bersaksi atas Kristus akan dimartir, mereka akan dikejar dan dibunuh oleh setan melalui jemaatnya yang sesat serta kekaisarannya yang bangkit kembali. Tetapi perlu anda ketahui bahwa setan sangatlah mengetahui siapakah orang - orang yang menjadi miliknya. Ia akan menandai mereka dengan tandanya, sehingga mereka tidak akan mengalami masa - masa buruk tersebut, sama seperti ketika Allah memberi Kain yang berdosa tanda agar ia tidak dibunuh oleh mereka yang bertemu dengannya. Kejadian 4:15 15 Firman TUHAN kepadanya: "Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat." Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia. Mereka yang ada di dunia dan yang tidak menerima tanda dari binatang nubuatan tersebut akan menderita malapetaka / amarah setan pada saat masa kesesakan tersebut terjadi didalam bahasa Inggrisnya masa itu dikenal dengan istilah "Great Tribulation". Untunglah Allah mempercepat hari itu karena orang - orang pilihan. Mereka Yang Akan Tertimpa Malapetaka Terdapat dua kelompok orang, yang pertama adalah mereka yang menerima tanda dari binatang nubuatan tersebut, mereka inilah orang - orang yang akan menerima malapetaka Allah. Sedangkan jika kita dapat mengetahui siapakah orang - orang yang akan menderita malapetaka Allah dan mengapa Allah harus menghukum mereka, maka kita juga akan mengetahui tanda dari binatang tersebut. Didalam Efesus 5 rasul Paulus mengatakan : Efesus 5:6 6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian (pelanggaran terhadap perintah - perintahAllah) mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka. Lihat begitu jelasnya Allah menyatakannya kepada kita ! Malapetaka Allah yang dikenal dengan ketujuh malapetaka Allah yang terakhir tersebut akan diderita oleh mereka yang tidak mematuhi Allah dengan melanggar perintah - perintahNya. Malapetaka - malapetaka ini jatuh kepada mereka yang memiliki tanda dari binatang nubuatan tersebut. Jadi mereka yang menerima malapetaka - malapetaka tersebut adalah mereka yang tidak mematuhi perintah - perintah Allah dan juga yang memiliki tanda dari binatang tersebut. Sekarang kita menjadi semakin memahami bahwa tanda dari binatang tersebut memiliki arti pelanggaran perintah - perintah Allah. Perhatikan sekali pelanggaran perintah Allah didalam Kolose 3:5-6 dan nubuatan di dalam kitab wasiat lama. Kolose 3:5-6 5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, 6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhak Zefanya 1:14-17 14 Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawanpun akan menangis. 15 Hari kegemasan hari itu, hari kesusahan dan kesulitan, hari kemusnahan dan pemusnahan, hari kegelapan dan kesuraman, hari berawan dan kelam, 16 hari peniupan sangkakala dan pekik tempur terhadap kota-kota yang berkubu dan terhadap menara penjuru yang tinggi. 17 Aku akan menyusahkan manusia, sehingga mereka berjalan seperti orang buta, sebab mereka telah berdosa kepada TUHAN. Darah mereka akan tercurah seperti debu dan usus mereka seperti tahi. ( berlanjut ) Prepared by:Bambang Wiyono081 2327 3886E-mail : [email protected] : http://groups.yahoo.com/group/fullgospel_indonesia Website : http://muridyesuskristus.blogspot.com
