http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=17790

2010-05-03
Pengawas "Dagang Sapi"


Rumor Politik

Keberadaan tim pengawas DPR penyelesaian kasus Bank Century semakin disoroti. 
Tim ini dikhawatirkan bakal menjadi alat politik "dagang sapi", Hal itu 
tergambar dari keputusan awal rapat kerja tim pengawas. Disepakati, ketua tim 
pengawas adalah semua pimpinan DPR secara bergiliran. Tim juga tak menentukan 
masa kerjanya. 


Dua keputusan itu, jelas tak sejalan dengan UU No 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD 
dan DPRD (MD3) serta tata tertib DPR khususnya Pasal 97 dan 98. Kedua ketentuan 
itu mengatur tim harus dipimpin salah seorang pimpinan DPR, dan masa kerjanya 
mesti ditetapkan dalam kurun waktu tertentu sehingga kerja tim bisa terukur dan 
jelas. 


Sumber SP mengungkapkan, tim pengawas sengaja dibuat lemah agar tak fokus 
bekerja. "Kepemimpinan tang-gungrenteng disengaja agar tim mudah diarahkan, dan 
fraksi koalisi mudah mengontrol agenda fraksi pemilih opsi C," ujarnya.  Begitu 
juga karena tak ada batas waktu masa kerja, tim akan kesulitan menentukan time 
frame ataupun work plan-nya. "Ini skenario untuk mengulur-ulur waktu kerja. 
Karena, kalau tim pengawas bekerja cepat dan fokus, tak ada pilihan kecuali 
menekan proses hukum para elite yang diduga terlibat, termasuk Boediono dan Sri 
Mulyani," ungkapnya.  Skenario lainnya, partai koalisi terutama Demokrat, 
sedang mengumpulkan kasus-kasus lawan politiknya agar juga diseret ke KPK, 
sehingga politik "dagang sapi" pun terwujud. [J-11]






<<23_29_108.gif>>

Attachment: sig.jsp?pc=ZSzeb113&pp=GRfox000
Description: Binary data

Kirim email ke