Cina Negara Tirai Bambu Menjadi Tirai Digital
Cina dulu dengan segala ketinggalan dan kemiskinannya hanya bisa membatasi
kebebasan rakyatnya dengan "tirai bambu" karena tidak ada investor yang mau
berinvestasi disana.
Setelah Cina bersahabat dengan Amerika, semuanya jadi berubah, investasi asing
mendominasi negara ini disertai transfer teknologi besar2an ditambah lagi kerja
keras rakyatnya yang memang ingin memajukan negaranya. Hanya dalam waktu 35
tahun saja, Cina berubah, dari "tirai bambu" menjadi "tirai digital".
Sekarang Cina mengadakan expo besar2an di Shanghai dan menjadi sorotan seluruh
negara2 maju didunia. Wajar kalo Cina Indonesia juga ikut merasa bangga atas
kemajuan negeri leluhur mereka. Meskipun mereka selalu dijegal dengan berbagai
pemerkosaan massal dan penjarahan2 Islamiah yang bertujuan menjegal pengaruh
Cina demi memperlancar pemaksaan Syariah Islam kepada Cina Indonesia untuk
nantinya bisa dijajakan kenegeri leluhurnya.
Memang, masuknya Islam ke Cina sudah berlangsung ribuan tahun yang lalu, tetapi
tidak pernah sedetikpun bisa memajukan Cina ini, malah lebih banyak kriminal
dan pemberontakan2 yang cuma menambah kemiskinan rakyat Cina sendiri.
Faktanya, ribuan tahun masuknya Islam cuma bikin mundur Cina, sebaliknya 35
tahun masuknya demokrasi dagang Amerika, telah merubah Cina bukan cuma sebagai
negara nuklir tetapi negara yang berteknologi angkasa luar.
Wajar, tanpa perlu saya tulis disini juga, semua orang bisa membayangkan
bagaimana perasaan keturunan Cina diseluruh dunia terhadap Islam dibandingkan
dengan terhadap Demokrasi Amerika. Setiap nurani keturunan Cina tanpa kata2
akan mengucapkan sbb:
"Terima kasih Amerika.... kita pernah jadi musuh, tapi sekarang jadi saudara
dan sahabat yang saling mempercayai"
"Bangsat lo Islam... dulu memusuhi kita, sekarang pura2 bersahabat sambil
menyeludupin teroris". Untuk selamanya Syariah Islam akan menjadi musuh Cina
dan musuh dunia karena Syariah ini memang merupakan Syariah permusuhan, teror,
dan kebencian.
Lalu kalo saya melihat sikap keturunan Cina diseluruh dunia juga cocok dengan
hati nurani mereka, mereka lebih welcome menerima agama Kristen dibandingkan
negara Islam. Sebabnya jelas, umat Kristen tidak bertujuan membohongi orang2
Cina, sebaliknya muslimin selalu berbohong bukan cuma membohongi orang2 Cina
juga membohongi sesama umat Islam-nya sendiri.
Dulu, sewaktu Cina masih bermusuhan dengan Amerika, belum ada filem2 Cina yang
menarik untuk ditonton, tetapi begitu hubungan persahabatan sudah terikat,
bukan main, perusahaan filem Hollywood ber-lomba2 mendidik bintang2 filem Cina
dan memperbaiki tradisi budaya Cina sehingga menjadi filem2 Kungfu yang bisa
merajai pasaran filem dunia sekarang ini melebihi India dan Jepang.
Permusuhan Cina-Amerika bisa berakhir bukan dengan dendam kebencian melainkan
dengan kerja sama yang saling menghargai secara sejajar.
Permusuhan Islam-Yahudi, tidak akan bisa berakhir meskipun sudah ribuan tahun,
karena Islam merendahkan Yahudi, Syariah Islam memuliakan hanya muslimin yang
bertaqwa. Yang lainnya direndahkan se-rendah2nya binatang disamping Allah.
Untuk orang Cina lebih suka mempraktekan ajaran konfusius bukan ajaran Allah
yang penuh kebiadaban.
Naaah... cukup ringkasan fakta2 diatas untuk menyanggah pendapat ulama bahwa
Amerika lebih takut kepada Islam daripada kepada Cina. Karena kenyataannya,
baik Cina dan Amerika sama2 dalam satu kubu untuk menumpas semua jihad Islam
diseluruh dunia. Bahkan India yang juga mengalami kemajuan2 yang maha secara
resmi meminta bantuan kerja sama dengan Israel untuk menumpas kejahatan2 Islami
dari muka bumi ini.
Syariah Islam dan teror Jihad-nya sudah tidak mungkin mendapatkan tempat
terhormat didunia ini karena mereka juga tidak pernah menghormati Hak2 azasi
manusia. Sebaliknya, "agama Islam" akan segera mengalami transformasi menjadi
agama2 legendaris budaya dari masing2 negara yang ber-beda2. Hal ini malah
dipercepat prosesnya dengan masuknya jutaan orang2 Kristen, Katolik, Hindu,
Buddha, maupun para politikus dan security yang akan menguasai Islam dan
ajaran2nya pada waktu nantinya. Tidak sulit bagi umat lain untuk masuk agama
Islam tanpa keluar dari agamanya, karena semua umat beragama sekarang ini sudah
kebiasaan menganut agama lebih dari satu karena ekonomi mereka sudah berlebihan.
Saya mohon kritik pembaca apabila ada pendapat saya diatas yang bisa salah dari
fakta2 yang ada. Karena saya betul2 menulis semua ini berdaarkan fakta2 yang
bebas dari kepercayaan saya sendiri. Namun untuk objective-nya tetap saya
berterima kasih kalo ada kritik2 yang bisa menggali fakta2nya lebih mendalam.
Selamat Expo Shanghai, dirgahayu Cina dan Amerika.
Ny. Muslim binti Muskitawati.