http://www.antaranews.com/berita/1273046362/presiden-sri-mulyani-dapat-jembatani-indonesia-bank-dunia

Presiden: Sri Mulyani Dapat Jembatani Indonesia-Bank Dunia
Rabu, 5 Mei 2010 14:59 WIB | Peristiwa | Umum | 
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap kepadaSri 
Mulyani nantinya dapat menjadi jembatan antara Bank Dunia dan Indonesia sebagai 
salah satu mitra terpenting bagi Bank Dunia.

Dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu, Presiden 
menyetujui pengangkatan Sri Mulyani sebagai Managing Director Bank Dunia dan 
telah menerima permohonan pengunduran diri Sri Mulyani dari jabatannya sebagai 
Menteri Keuangan.

"Saya berharap Ibu Sri Mulyani Indrawati bisa memperkuat Bank Dunia dan bisa 
menjadi jembatan antara Bank Dunia dan negara-negara berkembang dengan Asia, 
termasuk Bank Dunia dan Indonesia," tuturnya.

Presiden menyampaikan Indonesia kehilangan salah satu menteri terbaiknya yang 
telah bekerja keras mengembangkan kebijakan fiskal yang tepat dan gigih 
melakukan reformasi di bidang keuangan guna mendisiplinkan penggunaan anggaran 
termasuk akuntabilitas dan pertanggungjawaban keuangan yang diterima dari APBN.

Sri Mulyani yang dinilai telah berhasil mereformasi perpajakan dan bea cukai 
sehingga perolehan negara meningkat secara signifikan juga dianggap oleh 
Presiden telah menjadi ujung tombak dalam diplomasi tingkat internasional dalam 
forum G20 dan lainnya.

"Meski kita kehilangan salah satu menteri terbaik kita, tapi saya sadari bahwa 
peran dan tugas sebagai `managing director` di World Bank juga sangat penting 
apalagi pada posisi tinggi seperti itu," kata Presiden.

Presiden menjelaskan sejak bulan lalu ia telah mendapatkan permintaan dari Bank 
Dunia untuk mengangkat Sri Mulyani sebagai Managing Director.

"Bulan lalu Bank Dunia menyampaikan niatnya baik kepada Ibu Sri Mulyani maupun 
kepada saya selaku Presiden Republik Indonesia untuk mengangkat Ibu Sri Mulyani 
menjadi managing director di World Bank, jabatan nomor dua di organisasi 
tersebut," tutur Presiden.

Saat itu, Presiden menunggu surat resmi dari Presiden Bank Dunia Robert 
Zoellick yang baru diterima pada 30 April 2010 menjelaskan tugas dan tanggung 
jawab Sri Mulyani sebagai Managing Director yang membawahi tiga kawasan di 
dunia.

Setelah mempelajari surat tersebut, Presiden menilai posisi yang akan diemban 
Sri Mulyani adalah jabatan strategis, penting, dan terhormat.

"Respon saya adalah saya setujui setelah mendengarkan juga permohonan dari Ibu 
Sri Mulyani untuk menjabat sebagai managing director di Bank Dunia itu dengan 
catatan sebelum menempati posisi yang baru saya mengharapkan Ibu Sri Mulyani 
merampungkan tugas-tugas dan urusannya di dalam negeri," tuturnya.

Presiden mengatakan pengganti Sri Mulyani nantinya diharapkan dapat menjalankan 
kebijakan pemerintah dalam bidang makro ekonomi dan fiskal yang tepat serta 
meneruskan reformasi pajak dan bea cukai.

Menteri Keuangan yang baru, lanjut dia, juga diharapkan meneruskan peran 
Indonesia dalam forum internasional untuk kepentingan bangsa Indonesia.

Namun dalam konferensi pers, Presiden Yudhoyono tidak menyebutkan pengganti Sri 
Mulyani yang akan memulai tugas di Washington pada awal Juni 2010
Baca Juga
  a.. Aprisindo Sayangkan Mundurnya Menkeu
  b.. Mundurnya Sri Mulyani Jangka Pendek Berpengaruh Negatif
  c.. Menkeu Sri Mulyani Batal Gelar Jumpa Pers
  d.. Mundurnya Sri Mulyani Tak Signifikan Pengaruhi Ekonomi
  e.. Sri Mulyani Bawahi Tiga Kawasan di Bank Dunia
  f.. Transkrip Pernyataan Presiden Yudhoyono tentang Sri Mulyani

Kirim email ke