> "ndeboost" <rambitese...@...> wrote: > Kesempatan emas (sneaking) dan ambisi >
Tetapi harus diakui, dia berhasil keluar secara terhomrat dari kemelut yang dibuatnya sendiri. Rupanya sudah jauh2 hari di lamar2 kerjaan diluar negeri sebagai alasan untuk mundur secara se-olah2 normal, malah dianggap sebagai pahlawan kebanggaan bangsanya. Mumpung SBY masih kuat bisa melindunginya, dia cepat2 mundur sambil menggondol jutaan dollar sebagai sangu hidup mewah diluar negeri dari uang jarahan bangsanya sendiri. Gaji di worldbank itu sangat kecil kalo untuk ukuran seorang Menteri di Indonesia apalagi di Amerika. Seorang consultant rata2 digaji cuma $2000 sebulan, sedangkan untuk tingkatan vice director seperti Sri Mulyani enggak mungkin bisa lebih dari $10ribu sebulannya, paling2 dia cuma terima antara $4000-$6000. Inipun hanya gaji, enggak ada sabetan2 lainnya, apalagi mau korupsi tentu cuma angan2. Jadi bisa dibandingkan berapa banyak dia bisa dapatkan sebagai menteri keuangan RI saja belum termasuk sabetan yang selalu pasti saja ada. Jadi enggak bisa disangkal atau diragukan, memang Sri Mulyani ini betul2 teliti mencari jalan keluar yang selamat. Bagi SBY, keluarnya Sri Mulyani juga berarti mengurangi satu saksi penting. Karena kalo satu saat nantinya SBY jatuh dan penggantinya mau membuka kembali kasus ini, tentu kesaksian Sri Mulyani sangat mematikan. Ny. Muslim binti Muskitawati. --- In [email protected], "muskitawati" <muskitaw...@...> wrote: > > Sri Mulyani Keluar Indonesia Ketakutan Diciduk ??? > > Sebenarnya berita Sri Mulyani diminta menjabat di World Bank itu tidak benar > sama sekali. Tidak pernah World Bank meminta seseorang untuk bekerja > diorganisasinya, setiap saat ada kebutuhan tenaga professional, maka > organisasi ini akan menyebarkan iklannya dalam career opportunity yang selalu > ada di website world bank. > > http://extjobs.worldbank.org/external/default/main?menuPK=64262364&pagePK=64273550&piPK=64273555&theSitePK=1058433 > > Artinya, Sri Mulyani melamar posisi yang didapatkannya sekarang diworld bank > dari jobcareer worldbank yang dibuka di internet. Pasti yang melamar itu > bukan cuma satu dua orang tapi bisa puluhan atau ratusan orang, dan Sri > Mulyani bisa terpilih tentunya dengan bersaing atas resume yang dikirimkannya. > > Namun terus terang, kedudukan dan honor yang diterimanya duduk di worldbank > jelas jauh lebih kecil daripada posisinya menjadi Menteri Keuangan di > Indonesia. > > Hal inilah yang jadi pertanyaan, kenapa Sri Mulyani melepaskan kedudukannya > sebagai menteri keuangan untuk menjabat kedudukan di worldbank yang nilainya > jauh lebih rendah ??? > > Mungkin hal inilah kesempatan emas bagi Sri Mulyani untuk mundur secara > teratur setelah sekian lama bertahan terhadap kesalahan fatal dalam blunder > bank century. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. >
