http://www.antaranews.com/berita/1275143290/harga-kertas-naik-penerbit-terancam-gulung-tikar


Harga Kertas Naik Penerbit Terancam Gulung Tikar
Sabtu, 29 Mei 2010 21:28 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | 
Yogyakarta (ANTARA News) - Sejumlah penerbit anggota Ikatan Penerbit Indonesia 
Daerah Istimewa Yogyakarta terancam gulung tikar setelah harga kertas pada 
semester pertama 2010 ini mengalami kenaikan hingga 40 persen lebih.

"Saat ini dari 50 anggota Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) cabang Daerah 
Istimewa Yogyakarta (DIY), sebanyak 15 penerbit di antaranya tidak mampu lagi 
mencetak buku sehingga terancam gulung tikar," kata Kepala Divisi Promosi dan 
Pemasaran Ikapi DIY Apri Dhian, Sabtu.

Menurut dia, saat ini sebagian anggota Ikapi harus menaikkan harga buku 
terutama buku yang baru atau cetak ulang.

"Akibat melonjaknya harga kertas yang dipengaruhi harga kertas di pasar 
internasional ini, sejumlah anggota Ikapi terpaksa menaikkan harga jual buku 
hingga 15 persen," katanya.

Ia mengatakan, meskipun telah menaikkan harga jual buku sampai 15 persen namun 
keuntungan yang didapat masih sangat kecil.

"Penerbit jelas tidak mungkin menaikkan harga jual buku sesuai dengan kenaikan 
harga kertas, karena harus diakui daya beli buku masyarakat saat ini masih 
belum menggembirakan," katanya.

Apri mengatakan, naiknya harga kertas yang berdampak meningkatkan biaya 
produksi ini tentunya akan berdampak terhadap penjualan buku, apalagi saat ini 
masyarakat pembeli buku di DIY yang selama ini didominasi mahasiswa menunjukkan 
kecenderungan menurunkan anggaran mereka untuk membeli buku.

"Paling banter mereka hanya mengeluarkan 10 persen dari uang mereka untuk 
membeli buku, ini jauh berkurang sebelum adanya budaya telepon genggam. Dulu 
persentasenya bisa sampai 20 persen," katanya.

Ia mengatakan, dengan kondisi ini penerbit di DIY saat ini tak dapat menaikkan 
nilai penjualannyanya sepanjang lima bulan ke depan.

"Asumsi awal kami, penjualan buku di DIY akan mengalami penurunan pada 2010 
ini," katanya. (*)

(U.V001/R009)

Kirim email ke