http://www.harianterbit.com/artikel/rubrik/artikel.php?aid=95107
Peluang Anas jadi calon presiden 2014
Tanggal : 27 May 2010
Sumber : Harian Terbit
TERPILIHNYA Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode
2010-2015 memunculkan berbagai spekulasi politik, terutama yang terkait dengan
Pemilu Presiden 2014. Sejumlah pihak menilai Anas Urbaningrum tengah disiapkan
oleh Partai Demokrat sebagai calon presiden tahun 2014 untuk menggantikan
Susilo Bambang Yudhoyono. Hal itu dilakukan oleh partai pemenang pemilu 2009
itu karena sesuai ketentuan konstitusi SBY tidak bisa maju kembali sebagai
capres mengingat sudah dua kali menjabat sebagai presiden.
Spekulasi politik dari berbagai pihak terkait dengan terpilihnya politisi muda
Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang seperti itu
sesungguhnya sangat wajar. Sebab, munculnya Anas Urbaningrum sebagai orang
nomor satu di Partai Demokrat bukan saja menggambarkan telah berjalannya proses
demokrasi di partai berlambang tiga mercy itu, tetapi juga memperlihatkan telah
adanya proses regenerasi kepemimpinan di tubuh partai pendukung pemerintahan
SBY-Boediono itu.
Namun demikian, ketika dimintai komentarnya Anas Urbaningrum sepertinya enggan
membicarakan peluangnya menjadi calon presiden pada Pemilu Presiden 2014.
Menurutnya, tugasnya kini adalah berkonsentrasi sebagai ketua umum periode
2010-2015 sebagai hasil Kongres II Partai Demokrat di Bandung Barat, Jawa
Barat, pekan lalu. Bahkan, agar dapat lebih berkonsentrasi mengurus Partai
Demokrat, ia berencana mundur dari DPR, baik sebagai ketua fraksi maupun
anggota. Ia juga berjanji akan lebih memaksimalkan peran Sekretariat Gabungan
(Setgab) Koalisi Partai Politik Pendukung Pemerintah, karena setgab dinilainya
sebagai upaya untuk lebih menginstitusionalisasikan koalisi demi kepentingan
bersama.
Meski Anas Urbaningrum cenderung enggan untuk membicarakan peluangnya menjadi
calon presiden pada Pemilu Presiden 2014, namun sesuai konstitusi yang berlaku
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah tidak
mungkin lagi dicalonkan sebagai presiden karena dia sudah dua periode menjabat
sebagai presiden. Karena itu tentu sangatlah wajar jika Partai Demokrat sejak
dini mempersiapkan calon pengganti SBY untuk disiapkan sebagai calon presiden
yang akan diusung partai itu pada Pemilu Presiden tahun 2014.
Bila dilihat dari track record-nya, sesungguhnya sosok Anas Urbaningrum sangat
pantas dipersiapkan oleh Partai Demokrat sebagai pengganti SBY untuk maju
menjadi calon presiden pada 2014. Sebab, selain masih muda, Anas Urbaningrum
memiliki kapabilitas yang memadai sebagai politisi yang berkualitas sehingga
layak dipromosikan sebagai calon pemimpin nasional masa depan. Apalagi di
samping memiliki sifat yang tidak jauh berbeda dengan SBY yaitu santun dan
sangat hati-hati dalam bersikap, Anas Urbaingrum juga merupakan sosok politisi
muda yang cerdas, bermoral baik, tegas, dan matang tingkat emosionalnya.
Memang, saat sekarang tidak bisa terbantahkan kalau sebagai Ketua Dewan Pembina
Partai Demokrat dan Presiden, SBY masih menjadi ikon utama partai. Jadi, posisi
SBY masih sangat penting dan kuat di Partai Demokrat. Karena itu untuk bisa
mewujudkan Anas Urbaningrum sebagai calon presiden 2014, peran SBY di Partai
Demokrat masih sangat menentukan. Namun demikian, Anas Urbaningrum dan Partai
Demokrat tentu tidak bisa terus sepenuhnya menggantungkan diri pada SBY apalagi
ia mau menjadi 'boneka' SBY jika ingin merintis sebagai calon pemimpin nasional
masa depan. Pelan-pelan baik Anas Urbaningrum maupun Partai Demokrat harus
berani 'melepaskan' diri dari kebesaran pamor SBY, dan secara terarah
meningkatkan citra dirinya sebagai calon presiden 2014 yang kapabilitas,
moralitas, dan integritasnya tidak lagi diragukan. *