Zionism Sama Seperti Gerakan Non-Violent Ahimsa di India
Zionism itu bukanlah ideologi, juga bukan gerakan agama, bahkan tidak ada
definisinya yang jelas dan konsistent, setiap warga yahudi bisa mengartikannya
sendiri2 secara berbeda.
Prinsipnya secara umum, zionism itu artinya adalah gerakan non-violent untuk
kembali pulang kekampung halamannya. Jadi, zionis itu bukan ideologi tetapi
hanya istilah yang sama seperti istilah yang ada di Indonesia secara
tradisional terutama pada saat menjelang lebaran kita kenal istilah, "balik
pulang kampung".
Meskipun Pancasila berasal dari kata "sansekerta" tapi arti dan aktivitasnya
adalah mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai agama bahkan
tidak ada sangkut pautnya dengan agama Hindu itu sendiri. Demikianlah Zionism
berasal dari bahasa "Hebrew" yang akar katanya adalah "Zion" yang artinya
pulang kampung, atau merindukan kampung halaman, dimana kemudian kata ini
menjadi seperti Pancasila di Indonesia dimanfaatkan untuk mempersatukan bangsa
yahudi yang ber-beda2 ideologi dan kepercayaannya.
http://en.wikipedia.org/wiki/Zion
Jadi tidak pada termpatnya untuk memfitnah atas dasar prejudice memplesetkan
arti "zinoism" menjadi gerakan teror ataupun disamakan dengan gerakan gerilya
kemerdekaan, bahkan ada yang menyamakan dengan jihad teror dalam Islam.
Kesemua pandangan negatif tersebut sama sekali tidak benar.
Jangan samakan "Zionism" ini dengan "Syariah Islam", karena Syariah Islam
memang merupakan gerakan teror karena ideologinya adalah menegakkan hukum Islam
dimuka bumi ini, mereka yang bukan Islam dipaksa dengan berbagai cara untuk
menerima Islam dengan menyembah Allah.
Zionism itu cuma sebatas arti "pulang kampung" tidak mengajarkan siapa yang
harus disembah, tidak mengajarkan berdoa, tidak mengajarkan untuk memaksa
menegakkan hukum agama apapun juga.
Jadi, sebagai muslimah yang bertekad untuk menjadikan Islam sebagai agama
damai, maka saya mengajak semua muslimin untuk berhati jujur, bertindak
sportif, tidak menyebar fitnah kepada umat lainnya, apalagi menteror-nya untuk
memaksakan tegaknya Syariah Islam.
Sekali lagi, zionisme itu bukan gerakan jihad Yahudi, bukan juga gerakan
harakiri bushido ala Yahudi.
Secara sederhana, Zionisme adalah gerakan non-violent kembali pulang kampong
seperti gerakan "ahimsa" di India yang kemudian secara politis gerakan ini
digunakan untuk mempersatukan rakyat dalam membentuk dan membangun sebuah
negara kebangsaan. Jadi meskipun tidak ada definisi yang baku, tapi ada satu
cirinya yaitu "non-violent."
Ny. Muslim binti Muskitawati.