Flotilla Bukan Kapal Humanitarian Tapi Terorist
Pemerintah Israel tidak minta maaf, dan juga tidak menyesalkan penembakan
kapal2 Flotilla yang berbendera Turki ini. Meskipun begitu, pemerintah Israel
menyesalkan atas jatuhnya korban2 yang sia2 akibat provokasi dari para aktivist
yang berada dikapal tsb.
Dimuka sidang PBB atau UN, Israel berhasil meyakinkan semua negara2 didunia
dengan rekaman aseli kejadian dan bukti2 yang berhasil disita dari kapal yang
berusaha lari keoperairan Gaza dengan memaksa masuk dan mengabaikan larangan
maupun peringatan yang dikumandangkan dengan loudspeaker oleh kapal patroli
tempur Israel, bahwa Flotilla sama sekali bukan berisi supply untuk
humanitarian melainkan supply yang ditujukan kepada organisasi Hamas dengan
mengikut sertakan sekitar seratusan aktivist humanitarian diantara 500 aktivist
provocator pro-Hamas.
Apalagi, semua kegiatan humanitarian resmi untuk melindungi rakyat sipil di
jalur Gaza resmi dibawah koordinasi presiden Abbas dari negara Palestina
sendiri yang bisa siapapun didunia menyalurkannya ke Westbank.
Israel tidak bisa disalahkan, dan sama sekali tidak bersalah menembak kapal
supply terorist ini dimanapun termasuk diperairan Internasional sama seperti
ALRI menembak dan menenggelamkan kapal bajak laut diperairan Internasional
diselat Malaka. Tidak ada yang protest dalam kasus ini.
> "Henny Hughes" <hen...@...> wrote:
> Rekan sekalian rakyat US masih tercatat
> sebagai salah satu donator terbesar
> untuk rakyat Palestina dan sumbangannya
> tidak disampaikan sendiri akan tetapi
> menurut aturan yaitu melaaui UN dan
> Red Cross ataupun berbagai organisasi
> lain. Mengapa hal ini tidak ditiru?
> Hamas itu terrorist begitulah catatannya
> UN dan bukan buatan dan sejak awal nama
> dan gerakan Hamas adalah terrorist dan
> Hamas bahkan bukan partainya Alm Yasser
> Arafat.
Anda benar sekali, jadi terorist itu memang sedang diperangi diseluruh dunia
dalam kubu "war on teror". Organisasi Hamas sejak mula berdirinya sudah masuk
blacklist sebagai organisasi terorist.
Jadi bantuan yang datang untuk terorist Hamas wajar saja harus ditembak
dimanapun termasuk diperairan Internasiona.
Kenapa Malaysia menenggelamkan kapal bajak laut diselat Malaka diperairan
Internasional tidak diprotest?
Kenapa ALRI yang juga menenggelamkan kapal bajak laut di perairan Internasional
tidak diprotest sebagai pelanggaran HAM ???
Justru penembakan kapal bajak laut itu adalah untuk menegakkan dan menjamin
tegaknya HAM itu sendiri.
Demikian juga Flotilla itu kumpulan kapal2 yang bertujuan memberi bantuan
supply kepada organisasi teroris Hamas yang diblokade oleh Israel. Supply ini
bukan untuk rakyat jelata tapi bisa dibuktikan untuk kelompok Hamas karena ada
500 aktivist yang merupakan pendukung Al-Qaeda.
Jadi, bantuan humanitarian sudah ada jalurnya yaitu lewat red-cross, lewat UN,
dan bahkan lewat Israel sendiri.
Ny. Muslim binti Muskitawati.