Teroris Hamas Bisa Disamakan Dengan Bajak Laut
                                       
Hamas itu resmi secara Internasional sudah dinyatakan sebagai organisasi 
terorist sama seperti Al-Qaeda, sama seperti Islam Jamaah dll.

Jadi kalo kebetulan dilaut Internasional ada kapal perang yang menemukan bajak 
laut atau terorist yang melarikan diri waktu melihat ada kapal perang, maka 
tidak perlu diajak berunding dulu, mereka lari kasih tembakan peringatan, tetap 
tidak berhenti tembak langsung tenggelamkan kapalnya baru diperiksa.

Demikianlah, Flotilla itu kapal penuh supply untuk bantuan terorist Hamas yang 
sudah senen kemis napasnya hampir mati akibat diblokade oleh Israel.

Kalo memang Flotilla itu kapal humanitarian, kenapa tidak lapor dulu kepada 
pemerintah Israel, atau kepada UN, atau kepada Mesir, atau kepada Pemerintahan 
resmi Palestina.  Semuanya udah ada jalurnya koq.

Jadi paham khan, Flotilla itu memang wajib ditembak meskipun tidak ditembak 
pada kenyataannya, karena memang pasukan komando ini punya spesialisasi untuk 
menawan musuh kalo bisa jangan mati, tapi kalo melawan tentu pasti mati.

Begitulah sebab2nya Israel tidak bisa dituntut, dan juga tidak bisa disalahkan, 
tidak bisa dianggap melanggar hukum Internasional.  Semua itu ada aturannya, 
dan kita tak perlu ngotot menyalahkan aturannya itu.  Solidaritas Islam sih 
boleh2 aja, tapi kalo salah masih mau ikut2 membela jangan nyesel dah.  Apalagi 
mau nyalah2in mereka yang dipihak kebenaran.


> handy <handy_tor...@...> wrote:
> Dan bagaimana mungkin saya harus
> percaya pada kisah sepasukan prajurit
> komando yang katanya "digebukin"
> oleh para aktifis kemanusiaan?
> This just doesn't make any sense.
> Akal sehat mana yang bisa mencerna kisah
> macam itu?

Betul tidak perlu percaya ada serdadu digebukin, tetapi kalo ada kapal bantuan 
untuk terorist yang masuk kesitu harusnya ditembak mati semua dan 
ditenggelamkan khan tentu anda harus percaya.  Kalo sampai enggak 
ditenggelamkan yang ditembak mati cuma 10 orang itu khan seharusnya si patroli 
itu salah.

Coba deh anda bayangin, Malaysia tahun lalu menembak mati satu kapal bajak laut 
dan menenggelamkannya di selat Malaka di perairan Internasional.....  ternyata 
ini bukan pelanggaran Internasional melainkan merupakan pengamanan laut 
Internasional.

Demikianlah Hamas itu adalah organisasi terorist beserta pengikut2nya, dan 
sudah diblacklist di UN untuk ditumpas dimanapun mereka berada.  Kalo memang 
mau memberi bantuan kemanusiaan, jalurnya sudah ada yaitu UN, yaitu Pemerintah 
Resmi Palestina, yaitu pemerintah Mesir, dll.  Paling sedikit semua yang mau 
masuk kesitu harus mendapatkan izin dulu dari penguasa pemerintah Israel, 
karena dunia ini penuh dengan aturan yang tentu enggak boleh dilanggar.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







Kirim email ke