Faktanyua Israel Berdaulat Atas Ancaman Dari Manapun !!
                                      
Wilayah Gaza adalah wilayah yang sudah dalam pernyataan perang oleh Israel, dan 
belum pernah Israel melakukan persetujuan gencatan senjata dengan Hamas.  Jadi 
kalo Israel belum atau tidak menyerang wilayah Gaza bukan berarti sudah damai, 
tidak sama sekali karena sekali ada tembakan roket dari Hamas, maka pasukan 
Israel akan menyerbu masuk kewilayah Gaza melakukan sweeping dari rumah kerumah 
karena wilayah Gaza termasuk wilayah Israel yang berada dibawah kontrol komando 
perang.

Implementasi militer oleh Israel mengundang kecaman dunia, atas usul UN dan 
disetujui Israel, akhirnya alternatif blokade merupakan pilihan yang terbaik 
dibandingkan militer karena jumlah korban2 sipilnya bisa ditekan rendah.

Jadi ini fakta penting yang perlu diketahui para pembaca, bahwa blokade total 
yang dilakukan Israel sebagai alternatif serangan militer merupakan pilihan 
yang terbaik yang disetujui semua anggauta2 UN.  Jadi tidak ada niat Israel 
untuk membuka blokade ini ataupun merencanakan membuka blokade ini karena 
blokade ini sudah disetujui oleh UN, Israel, Mesir, dan Pemerintahan Palestina 
sendiri dibawah Abu Abbas.


> "W4F1Q Warodat" <waro...@...> wrote:
> Fakta bahwa pihak israel menyita
> seluruh dokumentasi yang dimiliki
> awak mavi marmara, dan satu-satunya
> yang diekspose secara detail pada
> saat setelah kejadian hanya adegan
> penyerangan awak mavi marmara pada
> tentara yang turun ke kapal, hal
> ini adalah upaya subjektif dari
> pihak israel untuk mempengaruhi
> opini publik international dengan
> tindakan tidak fair yang berusaha
> menghilangkan bukti selain yang
> terbit darinya. 


Israel cuma perlu mengekspose kenapa aktivis itu ditembak yaitu karena melawan 
menyerang pasukan yang akan mensita kapal tsb.  Melawan itu wajar aja ditembak, 
tak perlu diberitakan secara detail apakah ditembak cuma sekali atau ditembak 
30 kali, karena ditembak sekali atau 30 kali hasilnya sama2 matinya.

Yang perlu mempengaruhi opini dunia itu cuma para pendukung Hamas dalam kapal 
yang berisi para aktivis tsb.  Tugas tentara Israel bukan mempengaruhi opini 
dunia karena semua negara tahu hukum Internasional, bahwa wilayah yang 
diblokade tidak boleh masuk dan kalo melawan resikonya ditembak.  Cuma itulah 
yang perlu anda ketahui, lain2 detailnya enggak perlu diberitakan.  Dan enggak 
ada pengaruhnya apakah para aktivis itu Islam semua atau campuran atau ada 
petinggi negara atau ada orang terkenal.  Sekali ditembak cuma satu alasannya, 
yaitu melawan, dan enggak perlu bukti2 lainnya karena kedaulatan sebuah negara 
telah dilanggar.

Sama saja, Malaysia dan Indonesia yang dulu pernah menembak dan menenggelamkan 
kapal bajak laut diperairan Internasional Selat Malaka tidak ada yang bisa 
protes karena mengamankan masing2 negaranya dari gangguanb bajak laut tsb.

Lalu apa bedanya dengan Flotilla ?? yang membawa bantuan untuk terorist Hamas 
yang menganggu keamanan Israel kemudian dicegat dan disita kapalnya dan 
penumpang yang bukan terorist kemudian dideportasi sedangkan yang anggauta 
terorist dipenjarakan oleh Israel ???  Coba dong renungkan secara adil netral 
dan tidak berpihak.  Jangan mentang2 Islam lalu menyalahkan Yahudi yang 
dimusuhinya meskipun nyata2 mereka bertindak secara benar dan tepat.

Jadi urusan Flotilla udah selesai, tak perlu fakta2 lain, karena faktanya 
adalah Israel berhak menembak tenggelam setiap kapal yang dianggap memusuhi dan 
mengancam keamanan negaranya dan menembak mati seluruh awaknya dimanapun 
termasuk diperairan Internasional seperti Cina yang jauh2 mengirim kapal perang 
cuma untuk mengejar para bajak laut diperairan Internasional Somalia--itu saja 
yang perlu anda ketahui faktanya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke