Meski Salah Bukan Pindah Agama Tapi Perbaikilah Yang Salah !!!
Terorisme Jihad Islam mutlak salah, tak ada satu katapun yang bisa dijadikan
pembrenaran. Tapi bukan berarti kita muslimin harus masuk jadi Kristen, atau
masuk pindah jadi Buddhis, atau pindah agama masuk jadi Hindu, yang kesemuanya
juga tidak membuat kepercayaan kita menjadi lebih benar.
Kritik2 saya terhadap kebiadaban ajaran Islam bukan untuk mengajak anda pindah
agama ke agama yang lain, tetapi mengajak anda mengatasi perbuatan2 yang salah
itu.
Dilandasi nilai2 HAM yang universal, teror jihad agama manapun tetap salah,
bukan cuma agama Islam saja. Juga termasuk agama Kristen, shintom, Hindu,
dllnya. Tidak ada satupun agama didunia ini yang bebas dari kesalahan dalam
mengajarkan perbuatan2 yang jelas2 salah. Namun sekarang ini, hanya Islam dan
muslimin yang harus menghadapi kenyataan ini bukan dengan kekerasan melawan
atau menyangkal kesalahan sehingga jadi lebih salah lagi. Tugas kita sebagai
muslimin adalah memperbaiki bukan menyangkalnya dan juga bukan pindah agama.
> samberge...@... wrote:
> Memang dari dulu orang2 macam
> tawang cs inilah terkenal
> bersikap munafik..!! Teriak mau
> boikot produk yahudi..eh diam2
> dianya juga menggunakan teknologi
> buatan kaum kafir..memang
> kebanyakan org islam itu munafik!
>
Kita enggak perlu mencaci maki si Tawang, karena apapun yang dia sangkal itu
meskipun bukan kenyataan tetapi paling tidak bisa mengurangi kekecewaannya,
mengurangi kesedihannya, dan mengurangi keputus asaannya.
Tawang juga enggak buta untuk menyadari bahwa umat Islam sesama agamanya paling
tertinggal didunia ini, paling rusak pikirannya, dan paling tidak bisa
dipersatukannya. Tawang juga ingin memajukan umatnya sesama Islam agar bisa
maju seperti mereka yang bukan Islam.
Jadi kalo dia sering salah dalam memberi pembelaan, janganlah langsung dicaci
maki. Karena biarpun dia kalah dalam adu argument tetap saja sebagai manusia
dia punya harga diri, dia punya kebanggaan, termasuk kebanggaan kepada agamanya.
Meskipun banyak kata2 tawang yang tidak benar, tapi satu hal yang saya yakini,
yaitu beliau berusaha menciptakan image Islam sebagai agama yang damai dan
anti-terorisme.
Saya sendiri sebagai umat Islam tidak pernah membalas atau membantah caci maki
yang menuduh diri saya anti-Islam. Caci maki, fitnah, dan tuduhan yang tidak
benar tidak akan mengurangi kritik2 saya terhadap ajaran Islam kalo memang
benar2 salah seperti yang sudah banyak sekali saya tulis diberbagai millist2.
Saya sendiri menyadari, bukan cuma Tawan saja yang stress, tapi juga masih
milyardan umat Islam lainnya didunia juga menghadapi sress2 yang sama, bukan
cuma stress dari mereka non-Islam saja, tapi juga stress akibat ulah sesama
Islam sendiri yang banyak merugikan sesama Islam juga.
Ajaran Islam yang terbukti salahpun bukan alasan untuk menolak mengakui diri
saya sebagai juga umat Islam, karena mau menolak jadi umat Islam sekalipun
tidak membuat seseorang menjadi lebih benar menjadi umat lain yang bukan Islam.
Artinya, apapun agama kepercayaan anda, kalo menyadari ajarannya tidak benar,
tolaklah dengan tegas tak perlu pakai pertimbangan apakah itu ajaran dari Allah
atau bukan. Karena tidak susah koq membedakan yang salah dari yang benar, dan
untuk hal ini tak perlu kita beriman dan tidak perlu memahami kitab suci untuk
meyakin bahwa teror jihad yang memaksakan kewajiban umat Islam untuk menegakkan
Syariah Islam itu salah, karena Syariah Islam itu sendiri melanggar nilai2
kemanusiaan yang universal.
Ny. Muslim binti Muskitawati.