http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=418
10 Juni 2010 10:39:14
Pengejaran OPM Jangan Rugikan Rakyat
JAYAPURA-Terkait kasus penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata di Puncak
Jaya pada Januari dan April lalu, yang membuat Polda Papua menambah pasukan
dari Brimob akan terus dipantau oleh Komnas HAM Papua. Ketua Komnas HAM Papua,
Jules Ongge mengatakan, Komnas HAM Papua akan terus mengawasai proses-proses
penyisiran yang dilakukan oleh anggota Brimob ke lokasi kampung-kampung yang
diduga dekat dengan tempat persembuyian kelompok kriminal bersenjata yang
diduga kuat adalah OPM.
"Komnas berharap agar penyisiran tersebut jangan sampai merugikan masyarakat
biasa yang tidak tahu menahu tentang penembakan tersebut," tuturnya saat
ditanya wartawan di Swiss Belhotel, kemarin. Pihaknya tidak melarang penyisiran
itu, hanya saja yang harus diingat oleh anggota Brimob itu adalah harus bisa
membedakan mana yang menjadi target dan mana yang merupakan masyarakat biasa.
"Artinya protap-protap pelaksanaan penyisiran harus dipegang teguh oleh anggota
yang bertugas. Jangan sampai masyarakat menjadi korban," tandasnya.
Pihaknya juga sudah menerima informasi dari masyarakat di Puncak Jaya terkait
dengan penyisiran yang dilakukan oleh anggota Brimob yang menyebabkan
masyarakat merasa tidak aman dalam melaksanakan pekerjaannya, namun informasi
tidak akan diterima begitu saja. Pihaknya akan turun untuk melihat secara
langsung kejadian yang sebenarnya. Hanya saja yang menjadi kendala adalah
hingga saat ini belum ada dana untuk mengirim tim ke sana. "Namun jika sudah
ada dana, kami akan kirim tim sana untuk melihat langsung kejadian yang
sebenarnya. Yang jelas kami berharap agar masyarakat jangan menjadi korban,"
pungkasnya.(cak/fud) (scorpions)