Refleksi : Kalau para anggota DPR ini bisa mengunjungi apartment penghuni dan sekolah di Gaza maupun West Bank, mungkin bisa akan diberikan gambaran yang luas di NKRI tentang bagaimana kehidupan sehari-hari disana.
http://www.lampungpost.com/aktual/berita.php?id=18188 Minggu, 13 Juni 2010 NASIONAL DPR Tembus Gaza Diwakili Seluruh Fraksi JAKARTA (LampostOnline): Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana akan memberikan bantuan untuk pembangunan Rumah Sakit di Gaza, Palestina pada akhir Juni. Direncanakan perwakilan seluruh fraksi akan ikut serta dalam misi ini. "Jumlah persis perwakilan yang akan ikut saya belum tahu, namun yang pasti akan ada perwakilan dari masing-masing fraksi di DPR," ujar angota Komisi I DPR RI, Al Muzzammil Yusuf, Minggu (13-6). Menurut Muzzammil, selain perwakilan dari tiap fraksi di DPR, juga akan diikutsertakan perwakilan dari pemerintah untuk menyerahkan bantuan. Bantuan tersebut rencananya akan diserahkan langsung kepada pemerintahan Palestina. "Kita akan menyerahkan bantuan sebesar US$ 2 juta dari pemerintah dan juga bantuan yang dikumpulkan dari masyarakat untuk pembangunan rumah sakit di Gaza. Pembangunannya atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia," terang pria yang juga menjadi ketua Kaukus DPR untuk Palestina tersebut. Muzzammil menambahkan, setibanya di Mesir pihaknya akan berusaha melakukan lobi agar dapat masuk ke Gaza secara resmi melalui Rafah. Namun apaila usaha tersebut gagal, maka bantuan akan tetap diberikan kepada pemerintahan Palestina di Mesir. "Kita akan serahkan bantuan kepada pemerintahan Palestina di Gaza. Kalau tidak bisa masuk Gaza, akan kita serahkan di Mesir. Pemerintah Palestina yang secara resmi akan menerima," jelasnya. Selain ke Gaza, para anggota DPR ini nantinya juga akan melakukan perjalanan ke Yordania dan Suriah untuk menemui perwakilan faksi Palestina. Kemudian mereka akan ke Lebanon, untuk mengunjungi pasukan Indonesia yang tengah menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB. Seluruh perjalanan ini akan memakan waktu seminggu. "Di Yordania kita akan menemui Faksi Fatah sedangkan di Syria kita akan menemui Faksi Hamas," tutupnya.DTC/L-1
<<bening.gif>>
