Refleksi : Satu miliar dollar dari Norwegia dan sekaran 300 juta dari Perancis, 
lumayanlah.  Tetapi, masalahnya hutan dibabat untuk kepentingan kantong pribadi 
penguasa NKRI, sekarang pinjam duit  dengan alasan untuk mengrehabilitasi 
hutan, demi menjaga pengaruh iklim. Kalau dilihat dibalik ini, sebenarnya  
rakyat rugi karena hutan dibabat, sebarang pinjam duit untuk hutan, jadi boleh 
dibilang rakyat dibebani duakali lipat. Pertama hutan dimusnahkan, sekarang 
dibebani hutang. Inikah keuntungan dari yang disebut mereka?


http://www.antaranews.com/berita/1276764425/indonesia-dapat-pinjaman-300-juta-dari-prancis

Indonesia Dapat Pinjaman $300 Juta dari Prancis
Kamis, 17 Juni 2010 15:47 WIB | Warta Bumi | Pemanasan Global | 

Jakarta (ANTARA News) - Indonesia menerima pinjaman 300 juta dolar AS dari 
Agence Francaise de Develompment (AFD) untuk mendukung implementasi matrix 
policy dalam rangka climate change program di Indonesia.

Perjanjian pinjaman itu ditandatangani Direktur Jenderal Pengelolaan Utang 
Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto dan Direktur AFD di Indonesia Joel 
Daligault di Gedung AA Maramis Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis.

Tujuan pinjaman program perubahan iklim adalah untuk mendukung reformasi 
kebijakan yang sedang berjalan dalam menghadapi berbagai isu perubahan iklim 
melalui sejumlah sasaran/kegiatan yang termaktub dalam kerangka tiga tahunan 
matix policy.

Matrix policy tiga tahunan itu mencakup bidang mitigasi (kehutanan, energi), 
adaptasi (pertanian, air), dan isu-isu lintas sektoral.

Pertemuan terakhir komite pengarah Pinjaman Program Perubahan Iklim (CCPL) 
menyetujui hasil kegiatan tahun 2009 yang memuaskan dan telah memutuskan 
beberapa sasaran dan kegiatan untuk 2010.

Rahmat Waluyanto menyebutkan, pada 2008 dan 2009, AFD telah memberikan pinjaman 
tahap pertama dan kedua sebesar 200 dan 300 juta dolar AS, dalam pendanaan 
bersama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

JICA akan turut memberikan pinjaman sebesar 300 juta dolar AS untuk mendukung 
tahap ketiga ini.

Bank Dunia juga akan bergabung dengan CCPL mulai 2010 ini, dengan kontribusi 
sebesar 200 juta dolar AS.

AFD merupakan institusi keuangan untuk pembangunan untuk melawan kemiskinan dan 
mendukung pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang dan wilayah Prancis di 
luar negeri.

Kirim email ke