Condemn Bukan Atas Tindakan Israel Tapi Untuk Korban2
Betul, PBB memang menyatakan condemn atas tekanan beberapa negara Islam seperti
Turki dan Iran. Tapi PBB menolak mengeluarkan resolusi sehubungan dengan
condemn lisan yang tidak detail kepada siapa condemn ini ditujukan.
PBB menyatakan condemn-nya ditujukan terhadap jatuhnya korban, jadi bukan
berarti condemn-nya ini ditujukan kepada tentara Israel yang menembak, tapi
ditujukan kepada korban2 ini yang melawan sehingga harus ditembak. Artinya
korban2 itu salah sendiri sehingga terpaksa ditembak.
Setiap kali PBB dipaksa untuk menyalahkan Israel, maka PBB selalu juga
menyalahkan Hamas. Tapi selalu menolak untuk mendepak Israel, menolak untuk
memberikan sanksi kepada Israel karena Israel adalah anggauta resmi dari PBB
yang berdaulat dan memenuhi kewajiban2nya dalam penegakkan HAM. Jadi enggak
mungkin PBB merugikan anggautanya sendiri untuk membantu HAMAS yang bukan
negara anggauta PBB tetapi organisasi terorist yang dikutuk oleh PBB.
> yudi nurhadi <yudin...@...> wrote:
> Si mustikawati memang antek israel.
> Dia mendukung aksi blokade illegal
> yang dilakukan oleh ISRAEL atas
> Jalur Gaza. Menyalurkan "bantuan"
> berdasarkan prosedur yg ditetapkan
> teroris Israel sama saja dengan
> mendukung blokade illegal yang
> telah di condemn oleh PBB tsb
>
Anda janganlah membaca berita dari dunia Islam, bacalah berita dari media yang
reliable. Mana pernah ada diberitakan bahwa Israel dianggap sebagai terorist
oleh UN ????
PBB enggak mengeluarkan resolusi untuk condemn Israel, condemn yang diberitakan
di-koran2 hanyalah expressi menyesalkan jatuhnya korban bukan menyesalkan
tindakan bela diri yang dilakukan Israel.
Blokade Israel itu legal sudah disetujui UN sebagai gantinya serangan militer.
Apa anda setuju, blokade dibuka tetapi militer Israel melakukan pagar betis
kedalam Gaza untuk mengejar terorist Hamas.
Bersikaplah adil sehingga orang lain bisa menghargai pendapat anda, bagaimana
bisa adil kalo anda membela terorist Hamas menembaki Israel dengan roket
kemudian menyalahkan Israel yang membela dirinya untuk menghentikan serangan2
roket ini.
Mau buka blokade enggak susah, asal bisa menghentikan serangan roket juga
langsung blokade bisa dibuka.
Ingat, saya cuma berpihak kepada yang benar bukan berpihak kepada yang Islam.
Saya bukan Yahudi tetapi saya adalah muslimah yang sejak turun temurun beragama
Islam dan selalu berpikir sebelum mengeluarkan pendapat.
Arab Palestina itu bukan orang Palestina, mereka sama dengan Cina Indonesia
yang bukan orang Indonesia. Kenapa kita harus bersikap istimewa kepada Arab
Palestina sebagai saudara sedangkan mendiskriminasi saudara2 keturunan Cina
sebagai musuh ???
Renungkanlah, berpihaklah kepada kebenaran, meskipun muslimin kalo salah tetap
harus disalahkan dan dihukum. Biarpun kafir kalo benar tetap harus dilindungi
dan dibela.
Saya bukan membela Israel, sekali lagi, saya membela kebenaran, saya membela
korban2 kedholiman seperti orang2 Yahudi yang jadi korban Islam, Gereja2 yang
dibakar sebagai korban Islam, mesjid2 Ahmadiah yang dibakar sebagai kebiadaban
Islam, dan umat Islam jemaah Ahmadiah yang dijarah oleh sesama umat Islam.
Adakah yang bisa memberi argumentasi yang valid yang bisa menunjukkan kesalahan
saya tanpa perlu mencaci maki secara pribasi yang enggak ada kaitannya ????
Ny. Muslim binti Muskitawati.