> "sunny" <am...@...> wrote: > Sebaliknya? >
Sebaliknya, Syariah Islam menolak pluralitas !!! Khan udah saya tulis, baca dong !? > ----- Original Message ----- > From: muskitawati > To: [email protected] > Sent: Tuesday, June 22, 2010 6:01 AM > Subject: CiKEAS> Pluralitas Ketuhanan Menolak Syariah Islam > > > > Pluralitas Ketuhanan Menolak Syariah Islam > > Syariah Islam hanya mengakui satu Tuhan yang bernama ALLAH, tapi pluralitas > artinya mengakui semua Tuhan apapun nama yang mau diberikan. > > Dengan kata lain, kita menjunjung Pluralitas dalam artian menentang Syariah > Islam. > > Artinya, boleh percaya atau beragama Islam, tapi tidak boleh menegakkan > Syariah Islam. Syariah Islam haram berdasarkan Pancasila. > > > "Greg Le Mond" <grek_2002@> wrote: > > Menurut hemat saya, sebagian besar > > umat Islam di Indonesia masih setuju > > dengan dasar negara Pancasila. Isue > > isue pembentukan negara Islam di > > Indonesia hanyalah sbg isue pemecah > > belah dan tidak patut dibahas terlalu > > dalam. Seluruh parpol Islam di > > Indonesia menyatakan diri sbg parpol > > terbuka jadi tidak mungkin untuk > > merubah dasar negara ini. Mengubah > > dasar negara artinya membubarkan NKRI. > > Apapun agamanya kalau masih berpikiran > > sehat tentunya tidak ada yg ingin > > mengubah Dasar Negara > > > > Pendapat anda 100% benar, karena apa yang anda katakan diatas itu sudah > merupakan kenyataan. Pendekar2 yang ingin menggantikan Pancasila menjadi > Syariah Islam, sejak hari pertama kemerdekaan RI terbukti gagal. Bung Karno > sebagai proklamator sudah tegas terang2an tidak tedeng aling2, MENOLAK > SYARIAH ISLAM, dan beliau juga membubarkan Masyumi yang waktu itu ingin tetap > memaksakan Syariah Islam meskipun kalah suara. > > Sejarah RI sudah membuktikannya dalam berpuluh kali pemilu yang kita > selenggarakan, belum pernah ada sekali pun partai2 Islam pendukung tegaknya > Syariah Islam bisa mendapatkan suara untuk menguasai legislative maupun > eksekutive. Suara pendukung Syariah Islam makin hari makin pudar, rakyat kita > bersaksi semua negara bersyariah Islam terjerumus menjadi tergantung negara2 > sekuler dan cuma dijadikan sapi perahan para penguasanya yang gampang didikte > oleh negara2 musuhnya. > > Kalo sampai para pendukung Syariah Islam berhasil memaksakan Syariah Islam > menggantikan Pancasila, maka akan terulang lagi pembunuhan2 massal ala G30S > yang dilakukan para muslimin pendukung Syariah Islam ini, dan juga akan > terulang lagi pemerkosaan2 massal terhadap amoy2, penjarahan toko2 cina, > pembakaran gereja2, pembakaran mesjid2 ahmadiah, penjarahan harta benda > pribadi umat ahmadiah, terulang lagi peristiwa ambon, peristiwa poso, dan > semua yang bukan Islam akan diperangi dengan teror2 agar masuk Islam seperti > apa yang dilakukan nabi Muhammad terhadap para penyembah berhala dulu harti. > Semua patung2 berhala harus dihancurkan. > > Jadi bisa dibayangkan betapa hebat bahayanya akibat memaksakan Syriah Islam > yang jelas2 ditolak bangsa ini dan juga ditolak umat Islam sendiri di seluruh > Indonesia. Saya dukung pendapat anda diatas. > > Jadi Pluralitas harus diartikan mengakui, menghormati, dan melindungi semua > agama sama hak dan sama mulianya dengan muslimin itu sendiri enggak ada yang > lebih tinggi atau lebih rendah. > > Jadi Pluralitas itu BUKAN BERARTI menghargai perbedaan pendapat dalam > menafsirkan ayat2 Quran sepanjang tidak bertentangan. > > Jadi Pluralitas itu boleh bertentangan dalam kepercayaan, dan boleh saling > menyalahkan ajaran agama satu dari yang lainnya tanpa menggunakan kekerasan > apalagi teror. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > ======= > Email scanned by PC Tools - No viruses or spyware found. > (Email Guard: 7.0.0.18, Virus/Spyware Database: 6.15260) > http://www.pctools.com > ======= >
