Refleksi : Apakah ditangkap Sonata karena dia lupa kasi "bakshishi" kepada 
petinggi Polri dan bukan disebabkan matinya dua polissi?

http://www.antaranews.com/berita/1277365770/penangkapan-sonata-berawal-dari-tewasnya-2-polisi

Penangkapan Sonata Berawal dari Tewasnya 2 Polisi
Kamis, 24 Juni 2010 14:49 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | 
Jakarta (ANTARA News) - Polri menyatakan bahwa penangkapan terhadap kawanan 
teroris di Klaten, Jawa Tengah, berawal dari peristiwa penembakan terhadap dua 
orang anggota polisi di Purworejo.

"Yang jelas ada anggota polisi yang tewas tertembak, kemudian dicari akhirnya 
ditemukan informasi (teroris)," kata Kabid Penerangan Umum Divisi Humas Polri 
Kombes Marwoto Soeto di Jakarta, Kamis.

Marwoto menuturkan awalnya polisi menyelidiki penembakan dua anggota Kepolisian 
Resor Purworejo, kemudian mendapatkan informasi keberadaan pelaku penembakan 
itu di rumah Wagiman dan Mulyono.

Polisi menemukan indikasi pelaku penembakan terhadap dua polisi bernama Bripka 
Pol. Wagino dan Briptu Pol. Iwan Eko Nugroho itu, terkait dengan jaringan 
kegiatan teroris.

Akhirnya, polisi mendapatkan petunjuk jika pelaku penembakan terhadap polisi 
itu, Yuli Karsono, yang tewas tertembak di rumah Wagiman saat penggerebekan 
terhadap jaringan teroris.

Dua personel Polres Purworejo, Briptu Iwan Eko Nugroho dan Bripka Wagino, 
ditemukan tewas dengan luka tembak di Pos Polisi Kentengrejo di Jalur 
Selatan-Selatan atau biasa disebut Jalur Daendels di Kecamatan Purwodadi pada 
10 April 2010.

Klimaknya, Tim Densus 88 Antiteror menyergap pelaku teror di Dusun Cungkrungan, 
Desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu 
malam.

Anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap pelaku yang diduga teroris 
bernama Abdullah Sonata, Sogir, dan Agus, serta menembak mati Yuli Karsono.

Marwoto menyebutkan polisi menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu 
identitas yang menunjukkan Yuli Karsono sebagai anggota Tentara Nasional 
Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) dengan pangkat Prada.

Kirim email ke