Refleksi :  Ular berbisa mempunyai 3 jenis racun, yaitu hemotoxin (racun darah 
merah), neurotoxin (racun saraf) dan juga hemo-neurotoxin, tergantung dari 
jenis ular. Maka bagusnya bila diketahui jenis ular yang menginggit supaya 
segera dibisa dibantu oleh pihak kesehatan dengan serum anti toxin tertentu dan 
korban jiwa bisa dihindarkan.

Kalau dibuat daftar dengan gambar dari ular-ular berbisa yang ada di tiap 
daerah akan sangat membantu dengan adanya pengenalan jenis ular.

http://www.antaranews.com/berita/1277716145/bocah-3-tahun-tewas-digigit-ular

Bocah 3 Tahun Tewas Digigit Ular
Senin, 28 Juni 2010 16:09 WIB | Peristiwa | Umum | 
Bengkalis (ANTARA News) - Nirwan, bocah berusia tiga tahun penduduk Desa 
Kelapapati, Kabupaten Bengkalis, Riau, tewas setelah digigit ular berbisa di 
rumahnya.

Petugas medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis kepada ANTARA Senin 
menyatakan, Nirwan meninggal dunia karena racun (bisa) ular yang menggigitnya 
pada Minggu (27/6) lalu telah menjalar ke pembuluh darah dan sel-sel di 
tubuhnya.

Berdasarkan informasi terungkap bahwa kematian anak pasangan Anjas dan Fitri 
itu disebabkan oleh gigitan ular yang sebelumnya masuk ke dalam rumah korban.

"Pada waktu itu, dia sedang tidur sendirian di rumah," ujar Iton (32), tetangga 
korban, seraya menambahkan, saat kejadian kedua orang tua korban sedang pergi 
berkebun.

"Begitu mereka pulang, langsung dikejutkan dengan kondisi anaknya yang tidak 
tampak seperti biasa," ucapnya.

Dari bagian hidung Nirwan terlihat mengeluarkan cairan yang menyerupai busa 
sabun.

Melihat kondisi Nirwan seperti itu, kata Iton, Anjas dan Fitri berteriak 
meminta tolong, dan para tetangga yang mendengar itu bergegas menuju ke rumah 
korban dan mengambil inisiatif untuk membawanya ke klinik terdekat.

"Setelah dirawat satu hari di klinik itu, kondisi si anak tidak juga membaik, 
akhirnya pada Senin pagi Nirwan dilarikannya ke RSUD di Kota Bengkalis," ujar 
Iton.

Saat dilarikan ke RSUD, kondisi Nirwan sudah kian memburuk, tubuhnya terus 
memucat dan tidak sadarkan diri, ucapnya.

Manajemen RSUD melalui sekretarisnya Dahen Tawakal, mengatakan, pasien bocah 
digigit ular itu meninggal dunia setelah mengalami kejang akibat saluran darah 
dan sejumlah organ vitalnya lumpuh terserang bisa ular.

"Sebenarnya bisa ditolong jika korban dapat dibawa lebih cepat ke RSUD ini," 
katanya.

Berdasarkan keterangan dokter yang menangani korban, lanjut Dahen, di tubuh 
korban terdapat empat bekas gigitan ular bakau dengan delapan lubang kecil yang 
mulai membiru. 

"Kondisi itu menjukkan bahwa reaksi bisa ular tersebut sudah menyengat hingga 
ke sel darah dan sendi-sendi vital yang mengakibatkan korban tidak sadarkan 
diri dan meninggal dunia dalam waktu yang tidak begitu lama," katanya 
menjelaskan. 

Kirim email ke