Final Kemungkinannya Brazil-Jerman ???
Pada perempat final kira2 bisa diduga yang akan lolos adalah, Brazil, Jerman,
Argentina, dan Belanda.
Diantara keempat ini, Jerman termasuk terlemah, permainannya tidak mengesankan,
lolosnya ke level lanjutan juga tampak untung2an penuh ketidak pastian, kalo
dibandingkan dengan jumlah point-nya Belanda dan Argentina memiliki nilai sama2
yang paling tertinggi, namun Belanda masih kalah jumlah effektif gol yang mampu
dicetaknya dibandingkan Argentina, sedangkan Brazil ketiga, dan Jerman
menduduki tempat keempat.
http://www.fifa.com/worldcup/standings/index.html
Argentina memang bermain bagus, tetapi serangan2nya kurang tajam sehingga
kemampuannya untuk menciptakan gol terlalu lemah meskipun pertahanannya harus
diakui kuat. Tapi untuk menjuarai dunia ini tampaknya belum cukup sempurna
meskipun merupakan team yang paling tinggi point-nya bahkan tertinggi dalam
kemampuan mencetak gol.
Brazil bermain stabil, serangan2nya sangat tajam sementara pertahanannya sangat
rapat, harapan untuk menjadi juara dunia kelihatannya paling besar dibandingkan
dari semua team.
Jadi atas dasar pengamatan diatas, meskipun melalui perhitngan pointnya itu
kita dapati Argentina tertinggi, Belanda kedua, Brazil ketiga, dan Jerman
keempat, namun bola itu bundar, karena jumlah point itu dikumpulkan masing2nya
dari lawan2 yang berbeda sehingga bisa kebetulan mendapatkan angka point yang
lebih tinggi.
Kira2 kalo melihat permainan masing2nya, kemungkinan besar final nanti akan
terjadi antara Brazil-Jerman. Dalam hal ini, Brazil lebih mungkin akan keluar
sebagai pemenangnya.
Jadi, kemungkinan besar perhitungan SBY bahwa Argentina akan keluar sebagai
juara bola dunia tahun ini bisa jadi meleset, apalagi semua janji2 politiknya
semasa pemilu juga sudah terbukti melesat semuanya keluar dari otak sehingga
terlupakan.
Mungkin prediksi SBY bahwa Argentina akan keluar sebagai pemenangnya hanya
berdasarkan teoritis saja dari angka point yang tertinggi. Dalam hal ini cocok
dengan kebiasaan SBY dalam dunia politik, asal baca laporan aja tak perlu
dicocokin dengan kejadian sebenarnya dilapangan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.