Refleksi : Dikatakan dalam berita bahwa orang Jepang dulu lebih pendek dari Indonesia, tetapi sekarang sekarang ternyata orang Indonesia lebih pendek dari orang Jepang. Bagaimana dengan hasil kemerdekaan yang dicpai bisa dilihat pada tinggi badan sebagai salah satu indikator. Untuk perbandingan tinggi badan antara orang Indonesia dan Jepang, tertera seperti berikut :
Indonesia Laki-laki 1.580 m Wanita 1.470 m ( Self-reported 1997 [28] Japan 1.715 m 1.580 m (5 Measured 2006 http://antaranews.com/berita/1277281676/balita-pendek-terbanyak-di-india-indonesia-kelima Balita Pendek Terbanyak di India, Indonesia Kelima Rabu, 23 Juni 2010 15:27 WIB | Peristiwa | Kesehatan | Jakarta (ANTARA News) - Diantara balita bertinggi badan dibawah rata-rata di dunia, terbanyak ada di India, sedangkan Indonesia menempati urutan kelima diantara negara-negara berjumlah balita pendek terbesar. Dari 12 juta anak balita di Indonesia, 38,6 persennya atau sekitar lima juta balita memiliki tinggi badan dibawah rata-rata tinggi badan balita dunia, kata Guru Besar Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Soekirman PhD di Jakarta, Rabu. Usai presentasi sebagai peraih hibah riset berjuluk Research Grant Winner 2008 Indonesia Danone Institute, Soekirman mengatakan bahwa dari laporan organisasi kesehatan dunia (WHO) tersebut menunjukkan adanya kondisi kekurangan gizi kronis pada anak-anak Indonesia. Kekurangan gizi, terutama zat zinc atau seng yang banyak terdapat pada protein hewani itu dimulai sejak janin di kandungan ibu, atau sejak kelahiran sampai bayi berusia dua tahun. Soekirman membantah jika tidak sesuainya tinggi badan anak dengan standar usia (stunted) disebabkan karena faktor keturunan (genetika). "Dulu kita tahunya penjajah Jepang itu pendek-pendek, lebih pendek dari orang Jawa. Tapi sekarang mereka tinggi-tinggi, sudah jarang sekali yang pendek. Itu disebabkan makanan bergizi yang mereka makan serta faktor lainnya yakni kebersihan lingkungan," katanya. Penelitian oleh UNICEF menunjukkan hampir sepertiga anak-anak dibawah usia lima tahun di negara-negara berkembang memiliki tubuh pendek. India adalah juaranya, jumlahnya mencapai 61 juta anak, artinya, tiga dari 10 anak pendek di dunia berasal dari India. Selain itu, hasil penelitian pada lima negara berkembang yaitu Ghana, Tanzania, Indonesia, Vietnam, dan India juga menyatakan prevalensi gangguan pertumbuhan pada anak usia sekolah sangat tinggi yaitu berkisar antara 48-56 persen. Pertumbuhan anak balita tak sesuai umur, menurutnya, juga terkait dengan rendahnya tingkat kecerdasan anak. UNICEF menyebut, anak yang sangat pendek punya rata-rata IQ 11 poin lebih rendah dibandingkan rata-rata anak dengan tinggi normal sesuai usianya. (D009/S026)
