Refleksi : Menjual atau memberi? Penjual yang tidak ambil untung dari penjualan adalah pengamal atau pemberi sedekah sejati. Siapa saja yang mendapat keuntungan dari penjualan ini?
http://us.detikfinance.com/read/2010/07/06/200107/1394318/4/jual-selang-dan-regulator-pemerintah-ngaku-tak-ambil-untung?f9911023 Selasa, 06/07/2010 20:01 WIB Jual Selang dan Regulator, Pemerintah Ngaku Tak Ambil Untung Irwan Nugroho - detikFinance Jakarta - Pemerintah mengaku tidak mengambil untung dari penjualan selang dan regulator elpiji yang dihargai masing-masing Rp 15.000 dan Rp 20.000 mulai besok. Bahkan pemerintah mengaku menanggung biaya pajak dari penjualan 2 alat tersebut. Demikian disampaikan oleh Menko Kesra Agung Laksono ketika ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Selasa (6/7/2010). "Jumlah yang ditanggung PPN (Pajak Pertambahan Nilai) ini sementara ini untuk 10 juta paket. Jadi pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar dari kedua benda ini. Kewajiban PPN-nya sebesar Rp 3.000 yang ditanggung pemerintah, tidak ditambahkan ke harga di atas tadi," tuturnya. Dijelaskan Agung, harga pabrik dari pembuatan selang tersebut adalah Rp 12.400, sementara untuk regulator Rp 17.000. Jadi harga jual yang ditetapkan sudah termasuk ongkos angkut. "Harga pabrik dengan harga ongkos angkut itu sudah masuk di situ. Harga Rp 12.400 itu dari pabrik, pabriknya di Jakarta kan dijualnya ada yang ke Jombang, Bogor, Tangerang. Itu diperhitungkan biayanya sudah masuk ke situ," jelasnya. Agung mengatakan, pabrik pembuatan selang dan regulator elpiji ini berasal dari dalam negeri yang berlokasi di Jababeka. Sumber dana Rp 30 miliar yang dikeluarkan berasal dari APBN-P 2010.
