Penutup Aurat Bisa Pakai Gincu, Jangan Burqa !!!
Berdebat tentang kewajiban wanita Islam memakai Burqa bisa jadi debat kusir
karena tidak ada kata Burqa tertulis dalam al Quran dan Hadist-nya.
Yang ditulis dalam Quran dan Hadistnya bukanlah Burqa tapi "penutup aurat" yang
oleh para ulama ditafsirkan sebagai Burqa, dan ulama Indonesia menafsirkannya
sebagai Jilbab.
Tapi ulama Iran sekarang ada yang menafsirkannya penutup itu tak perlu Burqa
atau Jilbab, karena beda, dan gincu juga bisa jadi penutup wajah wanita.
> "ndeboost" <rambitese...@...> wrote:
> nDeboost sudah jawab.
>
> David Silalahi <davidfr766hi@> wrote:
> > pertanyaan saya masih belum dijawab secara jelas.
> > jawab saja pertanyaan enteng ini:
> > menurut anda burqa itu wajib apa enggak buat muslimah?
Mau dijawab juga susah jawabannya, karena yang kamu tanya hanyalah muslimin
user, artinya dia cuma muslim yang tunduk apa katanya ulama.
Yang lebih susah itu justru para ulamanya, masing2 berbeda jawabannya.
Kalo anda tanya apakah burqa itu wajib atau enggak, maka ada yang bilang, di
Quran enggak ada ditulis wajib pakai burqa, yang ada ditulis adalah wanita
wajib menutupi auratnya.
Masalah aurat dikembangkan bisa ribut, karena aurat laki2 dan wanita dalam
Islam beda adanya. Kalo laki2, auratnya itu adalah kemaluannya atau genital.
Sebaliknya perempuan itu muka badan dan kaki itu semuanya aurat.
Tapi ada juga ulama yang menganggap bahwa muslimah tidak perlu pakai burqa asal
bisa menutupi wajahnya saja misalnya dengan jilbab.
Ada juga ulama yang menganggap tidak perlu pakai jilbab, wajah itu bisa
ditutupi pakai gincu tidak selalu harus pakai jilbab atau burqa.
Begitulah saling beda pendapat antara para ulama bisa meledak saling tuduh satu
sama lainnya sebagai murtad, dan bomb2 meledak.
Ny. Muslim binti Muskitawati.